Mengenal Burung Paruh Kodok yang Pandai Berkamuflase, Salah Satu Habitatnya ada di Lereng Gunung Merapi

Berbeda dengan kebanyakan burung, Burung Paruh Kodok tidak jago terbang.

Shani Rasyid
Oleh Shani Rasyid - Reporter
Mengenal Burung Paruh Kodok yang Pandai Berkamuflase, Salah Satu Habitatnya ada di Lereng Gunung Merapi
Mengenal Burung Paruh Kodok yang Pandai Berkamuflase, Salah Satu Habitatnya ada di Lereng Gunung Merapi (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Burung Paruh Kodok merupakan salah satu burung paling unik di dunia. Nama ilmiahnya Podargidae. Banyak orang menyebutnya burung kayu karena bentuknya menyerupai kayu.

Saat burung ini hinggap di atas dahan, orang tak akan tahu kalau di atas dahan itu bertengger seekor burung.

Burung ini termasuk kategori burung nocturnal yang berhubungan dengan cabak.

Burung ini dinamai Burung Paruh Kodok karena paruhnya besar, bengkok, dan pipih seperti kodok. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Keunikan lainnya adalah burung ini tidak jago terbang. Dia akan berdiam di atas pohon sepanjang hari.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meski tak jago terbang, paruh yang lebar memudahkan mereka untuk menangkap serangga sebagai mangsa utamanya.

Dilansir dari Liputan6.com, Burung Paruh Kodok memiliki 15 spesies yang berbeda. Tiga spesies dengan ciri mulut kodok kuning kecokelatan, mulut kodok marmer, dan mulut kodok papua, ditemukan di Australia dan Papua New Guinea. Sedangkan sebelas spesies lainnya, dengan ukuran tubuh yang lebih kecil, ditemukan di kawasan Asia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Burung ini aktif sepanjang malam. Saat siang hari, mereka istirahat di atas pohon. Saat istirahat inilah sang burung berkamuflase sehingga tak ada siapapun yang tahu apalagi sampai mengusiknya. 

Foto: Liputan6.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat istirahat, matanya tertutup dan duduk tegak dengan paruh mengarah ke atas. Kadang-kadang sekelompok burung kecil ini dijumpai beristirahat dalam posisi berdekatan. 

Foto: Liputan6.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Di Indonesia, Burung Paruh Kodok dijumpai di beberapa tempat. Di dalam Taman Nasional Gunung Merapi, penampakannya pernah tercatat di daerah Tegalmulyo Klaten, Ngargomulyo Magelang, Bukit Plawangan, dan Bukit Turgo.

Rekomendasi