Grup Band Kangen Band namanya sempat di atas. Kangen Band hits dengan lagunya Tentang, Aku, dan Dia. Berkat lagu-lagu mereka Kangen Band berada di era puncak. Namun kejayaan Kangen Band tak berjalan lama.
Adanya konflik internal antar anggotanya pun membuat grup ini sempat bubar. Para anggotanya pun memilih untuk berkecimpung di luar musik.
Masa-masa grup band ini vakum, menjadi masa kelam untuk para anggotanya. Para anggota Kangen Band jatuh miskin. Berikut ulasannya.
Advertisement
Usaha Bangkrut
Nasib para anggota Kangen Band saat vakum diungkapkan oleh gitarisnya, Dodhy Kangen Band. Para anggota mengalami masa-masa sulit saat vakum. Dodhy sendiri menjalani bisnis dan bangkrut. Bahkan ia rela menjual 4 rumahnya.
"Aku sudah coba usaha apa aja dan bangkrut. Abis empat rumah buat dagang, bikin kafe, peternakan,"ungkap Dodhy dilansir dari kapanlagi.
Dodhy mencoba untuk bangkit dari kondisi bangkrut. Ia pun rela hidup ngontrak dan hanya memiliki motor dengan harga 6 juta. Dodhy akhirnya menjual karya-karyanya dengan harga murah.
"Di Cibubur itu aku sampai ngontrak dan cuma punya motor harga enam juta. Aku bingung banget, stres mikir gimana cara bangkitnya," tutur Dodhy.
"Akhirnya jual lagu murah-murah. Nggak apa-apa deh murah juga karena rumah sudah habis buat usaha makanya gimana nih biar survive, sudah gitu kita sama personel lain musuhan," imbuhnya.
Advertisement
Ada yang Jadi Ojek Online
Kondisi para anggota Kangen Band memprihatinkan. Saat vakum anggota bernama Bebe sempat menjadi driver ojek online. Bahkan ia juga bercerai dengan sang istri. Kehidupan Bebe pun berbanding terbalik saat dirinya masih bersama Kangen Band.
"Band lagi musuhan, itu sedih banget. Sampai basis ku itu si Bebe jadi tukang ojek online. Itu aku sedih banget. Dia sudah hitam banget. Pokoknya nggak keurus dah di ojek online. Nah setelah itu dia bercerai sama istrinya. Pokoknya kondisinya (memprihatinkan). Dia nongkrong saja di kantong uangnya cuma 5000 perak," ucap Dodhy.
Advertisement
Kondisi Miris
Kondisi para anggota Kangen Band bisa dikatakan miris. Sosok Izy memulai bisnis vape. Ia tiga tahun menggeluti bisnis tersebut. Selain Izy, Tama juga mengalami masa-masa sulit. Para anggota Kangen Band jatuh miskin saat tak lagi promosi di dunia hiburan.
"Terus kibordis aku Izy buka usaha vape (kecil) nungguin sekitar 10 pagi setiap hari dia lakuin hingga 3 tahunan, terus gitaris aku Tama datang ke rumah Izy. Itu kami sudah baikan lagi. Lihat motornya (Tama) miris, kaca speedometer-nya sudah pecah-pecah," terang Dodhy.
Advertisement
Malu Balik Kampung Halaman
Para anggota Kangen Band ini tetap bertahan di Jakarta. Walaupun mereka dalam kondisi tak baik. Hal ini lantaran malu jika pulang ke kampung.
"Kami pikir sudah habis nih di Jakarta. Mau pulang malu karena gelarnya kan artis ya. Orang tahunya punya duit. Itu benar-benar susah," kata Dodhy.