Doa Setelah Iqomah dan Artinya, Umat Muslim Wajib Tahu

Doa setelah iqomah dianjurkan dibaca oleh setiap Muslim. Iqomah merupakan kumandang yang menandakan bahwa ibadah akan segera dimulai. Saat iqomah sudah dikumandangkan, umat Islam harus bersiap merapikan shaf salat.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
Doa Setelah Iqomah dan Artinya, Umat Muslim Wajib Tahu
Ilustrasi masjid. ©2019 Merdeka.com/Free Images

Doa setelah iqomah dianjurkan dibaca oleh setiap Muslim. Iqomah merupakan kumandang yang menandakan bahwa ibadah akan segera dimulai. Saat iqomah sudah dikumandangkan, umat Islam harus bersiap merapikan shaf salat.

Sama seperti azan, ketika iqomah berkumandang maka disunnahkan untuk membaca doa setelah iqomah. Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam sebuah hadis, yang artinya:

"Sesungguhnya doa yang tidak tertolak adalah doa antara azan dan iqomah, maka berdoalah (kala itu)." (HR. Ahmad, shahih)

BACA JUGA: Bacaan Dan Cara Menjawab, Batas Waktu Sholat Dzuhur

Doa setelah iqomah memiliki banyak keutamaan, seperti diampuni dosa-dosanya, mengusir setan, dan sebagai jembatan masuk surga. Berikut doa setelah iqomah dan artinya yang merdeka.com lansir dari NU Online:

Doa Setelah Iqomah

Doa setelah iqomah bisa dibaca umat Muslim usai iqomah. Adapun bacaan doa setelah iqomah dan artinya adalah seperti berikut:

اللّٰهُمَّ رَب هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآتِهِ سُؤْلَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Allahumma Rabba hadzihi ad-da’wati at-tâmmati, wa ash-shalâti al-qâimati, shalli ‘ala sayyidina muhammadin wa âtihi su’lahu yaumal qiyâmah.

Artinya: "Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, rahmatilah Nabi Muhammad dan berikan padanya permintaannya di hari kiamat."

Membaca Ayat Kursi

Sesudah membaca doa setelah iqomah, umat Muslim juga bisa melanjutkan dengan mambaca ayat kursi. Adapun bacaan ayat kuris yang bisa dibaca adalah sebagai berikut:

اللهُ لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِيْ السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allâhu lâ Ilâha illa Huwal hayyul qayyumu. Lâ ta'khudzuhû sinatuw wa lâ naûm. laHû mâ fissamâwâti wa mâ fil ardhi. man dzal ladzii yasfa'u 'indahû illâ bi idznihi. ya'lamu mâ baina aidiihim wa mâ khalfahum. wa lâ yuhithûna bi syai-in min 'ilmihii illâ bi mâsyâ-a. wasi'a kursiyyuhussamâwâti wal ardha. wa lâ ya-udhû hifzhuhumâ wahuwal 'aliyyul azhiim.

Artinya: "Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan dibelakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."

Doa Setelah Azan

Sebagaimana kita tahu, azan merupakan pertanda telah masuknya waktu sholat dan panggilan untuk melaksanakan sholat secara berjemaah bagi seluruh umat Muslim. Hal yang sangat disunnahkan terkait azan dan iqomah adalah membaca doa setelahnya. Adapun doa sesudah azan dan artinya sebagai berikut:

Allahumma Rabba hadzihid-da‘wati at-tammati, wash-shalatil-qaimati, ati sayyidana Muhammad al-washilah wal fadlilah, wad-darajatar rafi’ah wab’atshu maqaman mahmûdan alladzi wa’adtah, innaka la tukhliful-mi‘ad.

"Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, kurniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah dia pada kependudukan yang terpuji yang telah Engkau janjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang."

Rekomendasi