Sudah hampir dua dekade Ariel dan teman-temannya membentuk Peterpan. Tak disangka akan meledak di pasaran, saat itu Peterpan menjadi band besar di Indonesia.
Tetapi tak hanya kesuksesan yang menghampiri band yang dibentuk oleh Ariel, Andika, Indra, Reza, Uki, dan Lukman itu. Mereka juga pernah menghadapi masa sulit.
Di momen itu, banyak permasalahan yang harus segera mendapat keputusan. Salah satu keputusan yang sempat tercetus adalah mengganti vokalis.
Advertisement
Cari Vokalis Lain
Baru-baru ini, Ariel mengungkapkan fakta yang jarang diketahui banyak orang tersebut. Hal itu diungkapkannya dalam video yang diunggah di kanal YouTube KUY Entertainment.
Mau tak mau Peterpan harus rehat ketika Ariel tersandung masalah. Itu membuat Ariel merasa bersalah, lalu ia meminta rekan-rekannya mencari vokalis pengganti.
"Gue udah bilang waktu itu, 'eh lu cari vokalis lain, jalan dulu', cuma nggak mau. Si Reza sama Lukman nggak mau, malah pergi ke India jalan-jalan," kata Ariel.
Advertisement
Yakin Lanjut
Ketika Peterpan rehat, ada salah satu anggota yang membuat band baru dan ada juga yang tetap setia menunggu kelanjutan band yang dibentuk di Kota Bandung tersebut. Bahkan label rekaman yang menaungi mereka pun yakin bahwa Ariel dan kawan-kawan masih bisa melanjutkan karier mereka.
"Uki sempat bikin band, waktu itu David belum tahu mau ngapain, cuma mereka nungguin," jelas Ariel.
"Label juga (menunggu), mereka punya keyakinan masih bisa," imbuhnya.
Advertisement
Dukungan Sekeliling
Ariel mengatakan bahwa pada saat itu dukungan tidak mengalir dari orang-orang terdekat saja, tetapi para penggemar Peterpan juga tak henti-henti menyemangatinya. Dengan begitu, Ariel selalu berpikir positif ketika menyelesaikan masa tahanannya.
"Semuanya ngedukung, fans itu juga nomor satu dan orang-orang di sekeliling. Mungkin beberapa lihat di televisi kayak auranya mencekam banget, tapi sejauh yang gue alami kayak di tahanan, itu semuanya positif," ucap Ariel.
"Jadi bukan hanya orang itu sendiri, tapi yang di sekelilingnya juga penting untuk punya kebijaksanaan itu untuk berpikir," pungkasnya.