Nama Jeremy Teti sudah tidak asing lagi di dunia televisi Tanah Air. Pria kelahiran Atambua, Nusa Tenggara Timur ini memang dikenal sebagai salah satu presenter di Indonesia.
Sejak tahun 1996 ia sudah menjadi presenter berita di SCTV untuk acara Liputan6 Pagi. Ternyata perjuangannya untuk menjadi presenter tersebut tak mudah. Jeremy Teti mengungkapkan perjuangannya saat ia pertama kali meniti karier. Ia juga membagikan pengalamannya.
Advertisement
Sempat Lamar ke Semua Stasiun Televisi
Hal itu diungkapkan oleh Jeremy teti dalam video perbincangannya bersama Helmy Yahya yang diunggah di kanal Youtube Helmy Yahya pada Rabu (17/3). Dalam kesempatannya tersebut, ia bercerita mengenai pengalamannya.
Setelah Jeremy Teti menyelesaikan pendidikannya di Surabaya, ia berniat untuk bekerja di Jakarta. Perjuangannya untuk menjadi presenter cukuplah berat, pada saat itu ia mendatangi ke seluruh stasiun televisi di Jakarta.
"Aku beranikan diri ngelamar ke semua stasiun TV, ke RCTI, Indosiar, TVRI, SCTV Surabaya. Keliling semua naik kereta, turun kereta, naik bus, turun bus, biasalah sambil tidur-tiduran di terminal dan stasiun," ungkap Jeremy Teti.
Advertisement
Karier di SCTV
Jeremy Teti pada saat itu cukup jeli melihat kesempatan. Ia mencoba mengajukan lamaran untuk menjadi presenter di SCTV.
"Terus SCTV mulai buka news department tahun 1996 dan aku mendaftarkan diri dong," tambahnya.
Kesempatan itu bersamaan ketika SCTV membuat acara berita Liputan6 Pagi. Kariernya menjadi persenter di Liputan6 Pagi tersebut yang membuat namanya melambung sampai saat ini.
"Akhirnya SCTV buka news Liputan6, daftarlah inisiatif aku harus jadi pendaftar pertama dari Jakarta. Karena cita-citanya pengin kerja di Jakarta," ucap Jeremy Teti.