Sekarang, keberadaan radio tidak lagi menjadi kebutuhan utama dalam sarana bertukar informasi. Karena instan dan cepat, banyak orang lebih memilih sosial media dan jejaring internet untuk mendapatkan informasi.
Imam Darto sebagai penyiar radio yang lama berkiprah di dunia radio, menyampaikan pendapatnya mengenai dunia radio saat ini. Ia juga bercerita bahwa ada perbedaan antara industri radio kini dan dulu.
Advertisement
Masa Berjuang
Hal itu diungkapkan oleh Imam Darto dalam video perbincangannya bersama Gofar Hilman yang diunggah di kanal Youtube Gofar Hilman pada beberapa hari yang lalu. Dalam kesempatannya tersebut, Imam Darto membagikan pengalamannya.
Imam Darto menuturkan pendapatnya mengenai dunia radio di zaman sekarang. Menurutnya, industri radio baru mengalami masa berjuang.
"Kalau gue lihat (dunia radio sekarang) ya memasuki 2021 cukup struggling, apalagi kalau lihat contoh di radio gue dulu nih. Bahana, Delta, sama aja penyiarnya. Memang lagi ada survival mode," ungkap Imam Darto.
Advertisement
Ada Gebrakan
Tak hanya menyampaikan pandangannya saja, Darto juga memberikan saran untuk industri radio. Menurutnya, harus ada terobosan dari perusahaan radio dan penyiarnya sendiri.
"Gue lihat mesti ada gebrakan apa dari penyairnya atau dari programnya ya begitulah," jelas Darto.
Darto mengungkapkan apa yang terjadi dalam industri radio di saat ia masih siaran. Menurutnya, ada beberapa program radio yang saat itu sudah tidak lagi relevan.
"Kalau dari zaman gue di Prambors dulu, talk show itu udah enggak relevan. Apa fungsinya kalau kita menjelaskan panjang-panjang tapi enggak ada yang dengerin?" ucapnya.