Sempat Ditolak Banyak Stasiun TV, Ini Fakta 'Si Doel Anak Sekolahan' yang Melegenda

Di balik kepopuleran sinetron itu banyak cerita yang jarang diketahui banyak orang. Baru-baru ini Rano Karno sang pembuat cerita 'Si Doel Anak Sekolahan' mengungkapkan berbagai cerita menarik untuk dibahas.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Sempat Ditolak Banyak Stasiun TV, Ini Fakta 'Si Doel Anak Sekolahan' yang Melegenda
rano karno. ©Kapanlagi.com

Walau sudah belasan tahun sejak episode terakhirnya tayang, kepopuleran sinetron 'Si Doel Anak Sekolahan' tak pernah pudar. ‬Cerita yang disajikan dalam sinetron itu adalah gambaran masyarakat sederhana yang tinggal di Jakarta. Juga, banyaknya karakter, membuat sinetron ini mengena di hati penonton.

Namun, siapa sangka di balik kepopuleran sinetron itu banyak cerita yang jarang diketahui banyak orang. Baru-baru ini Rano Karno sang pembuat cerita 'Si Doel Anak Sekolahan' mengungkapkan berbagai cerita menarik untuk dibahas.

Belasan Tahun Mengendap

Rano Karno menceritakan kisah di balik kesuksesan Si Doel, dalam tayangan video yang diunggah Helmy Yahya dalam kanal Youtube pribadinya pada Sabtu (11/7) lalu. Rano Karno mengatakan bahwa karakter Doel ini sudah mengendap di kepalanya selama 17 tahun dan ingin mewujudkannya.

"'Si Doel Anak Sekolahan' itu di kepala ini mungkin 17 tahun, ngendap jadi obsesi. Suatu saat gue bikin," ingat Rano Karno.

Terinpirasi dari Novel

Ternyata sedari kecil, Rano Karno sudah terinspirasi dari novel karangan Aman Datuk Madjoindo yang berjudul 'Si Doel Anak Betawi'. Padahal, novel tersebut sudah dibaca Rano sejak ia masih kecil.

"Agak unik Si Doel ini Hel, jadi bukunya, novelnya saya baca umur saya masih 8-9 tahun sehingga saya terobsesi dengan tokoh itu," tambahnya.

Kehidupan Masa Kecil

Ditambah kehidupan Rano Karno saat itu juga tidak begitu berbeda dengan cerita yang ada dalam novel tersebut. Kenangan masa lalunya menjadi salah satu unsur penting dalam keberhasilan Si Doel.

"Dan kebetulan, saya bukan berarti bangga tapi saya senang masa kecil saya susah, Doel inilah yang menjadi panutan," tuturnya.

Ditolak Banyak Stasiun Televisi

Ketika Rano Karno akan mewujudkan karakter Doel dalam bentuk sinetron, jalannya tidak mulus. Rano pernah ditolak banyak stasiun televisi dengan naskah 'Si Doel Anak Sekolah' karangannya itu.

"Nawarin ke semua stasiun televisi, enggak ada yang mau. Akhirnya yang nolak mungkin nyesel, yang nerima juga mungkin lihatnya kasihan ke gue," ungkap Rano Karno.

Menunggu di Ruang Tunggu Berminggu-minggu

Dalam video itu Rano Karno juga menggambarkan perjuangannya menawarkan naskah itu ke berbagai stasiun televisi. Pada saat itu Rano Karno juga harus datang setiap minggu di kantor stasiun televisi.

"Lo bayangin dari 78-79, Si Doel itu mulai dari 92 kan, artinya aku udah jadi Rano Karno. Seorang Rano Karno setiap minggu nunggu di ruang tunggu buat nawarin," kata Rano Karno kepada Helmy Yahya.

Rekomendasi