Tak Hanya Jadi Musisi, Padi Reborn Mencoba Jadi Pembawa Acara di Televisi

Acara ini mengusung konsep yang menggabungkan antara hiburan dan tanya jawab bersama bintang tamu.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Tak Hanya Jadi Musisi, Padi Reborn Mencoba Jadi Pembawa Acara di Televisi
PADI Reborn

Baru-baru ini grup band Padi Reborn mencoba sesuatu yang baru. Piyu, Fadly, Ari, Rindra dan Yoyo sekarang ingin mencoba menjadi pembawa acara yang akan membawakan sebuah acara berjudul “Padi Reborn – Sang Penghibur”. Cara tersebut akan tayang di salah satu stasiun televisi nasional. Dengan mengusung slogan “Inspirasi dalam Harmoni”, program musik ini diharapkan menjadi penyejuk untuk industri musik Indonesia.

Nama 'Sang Penghibur' ini adalah nama lagu yang diambil dari album Padi pada 2007 yang berjudul ‘Tak Hanya Diam’. Sedangkan acaranya mengangkat konsep yang menggabungkan antara hiburan dan tanya jawab bersama bintang tamu.

“Kaget ide ini ternyata benar-benar diwujudkan. Tapi sekaligus kami juga bersyukur diberi kesempatan punya program sendiri di televisi. Biasanya kan kami yang selalu ditanya, tapi kali ini kita yang akan bertanya sebagai host. Jelas ini sesuatu yang baru buat kami dan menjadi tantangan sekaligus one step ahead untuk Padi Reborn,” ujar Yoyo seperti informasi yang dilansir dari Liputan6.com.

Etalase Karya

Piyu juga mengatakan bahwa program ini nantinya bisa menjadi repesentatif nilai-nilai yang menjadi syarat akan band asal Surabaya ini. Ada pun hal lain yang akan berjalan beriringan dalam program ini adalah program ini akan menjadi etalase karya bagi para musisi dan publik figure sebagai bintang tamu untuk memamerkan karya.

“Sebagai tuan rumah, ada nilai-nilai yang harus dijaga. Kami berharap bisa menggali narasumber tanpa kami terlihat seperti menggurui, namun sama-sama belajar. Kami ingin lebih kepada sharing bagaimana menyuguhkan obrolan segar dengan kemasan yang menarik. Kami berusaha mencari inspirasi dari narasumber, karena menjadi host artinya menjadi perpanjangan tangan dari pemirsa,” ujar Piyu.

Persiapkan Diri

Karena hal ini adalah pengalaman pertama mereka menjadi pembawa acara, sudah banyak cara dilakukan masing-masing personel Padi Reborn untuk mempersiapkan diri mereka. Mulai dari mencari referensi dari berbagai media sosial seperti Youtube dan podcast, sampai mengeksplorasi karakter masing-masing untuk berbagi peran antar personel lainnya.

“Selalu ada yang pertama untuk segala hal. Aku banyak belajar dan mencari referensi, kebanyakan mendengarkan podcast. Ada banyak yang bagus, pintar dalam menggali informasi, dan punya adab yang baik. Bagi kami penghormatan terhadap tamu itu yang paling penting. Kami harus memberikan rasa nyaman kepada tamu dan tidak terkesan asyik sendiri,” ujar Fadly sang vokalis.

Berbagi Peran

Tantangan lain saat mereka menjadi pembawa acara adalah, mereka harus bisa mengendalikan kondisi saat mereka berlima melakukan sesi tanya jawab dengan bintang tamu. Kerja sama yang berasal dari chemistry yang sudah terbangun antara personel menjadi hal yang penting untuk melakukan tugas mereka masing-masing.

“Kami semua harus bisa membaca situasi dan responsif. Dengan adanya lima orang sebagai host itu sebenarnya jauh lebih sulit. Kami harus menimpali dengan baik tapi juga tetap menjaga benang merahnya. Kami berbagi peran, misalnya aku bagian komentar, sedangkan Fadly yang mengembalikan ke track,” ujar Ari personel Padi Reborn lainnya.

Peran Padi Reborn

Walau sekarang mereka sudah mencoba untuk melakukan hal yang baru, namun para personel Padi Reborn tidak akan pernah meninggalkan perannya sebagai musisi. Karena peran personel Padi Reborn sebagai musisi, akan menjadi kekuatan dari program ini dibandingkan banyak program sejenis.

“Kami mencoba menjawab harapan dari banyak orang yang merasa bahwa acara musik sudah sangat jarang. Nah ‘Padi Reborn – Sang Penghibur’ ini adalah program musik yang sekaligus ada edukasinya. Selain itu akan ada banyak untold stories yang kami ungkap. Banyak orang yang tahu tentang kami sebagai pemain band, tapi secara personal, banyak cerita yang belum diketahui orang,” tambah Rindra.

Rekomendasi