Kampung Laut merupakan sebuah kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Cilacap. Wilayah kecamatan ini lokasinya cukup terpencil karena berada jauh dari pusat Kota Cilacap dan jauh pula dari jalan raya utama.
Meski terpencil, Kampung Laut memiliki beragam eksotisme dan tempat wisata. Lokasinya yang berada di tepi laguna Segara Anakan membuat tempat ini memiliki beragam wisata bahari, mulai dari pantai, hutan mangrove, kuliner ikan, dan lain sebagainya.
Selain itu wisatawan juga dapat berinteraksi dengan masyarakat sekitar atau menikmati senja tenggelam dari tepian Segara Anakan.
Advertisement
Berada di Tepi Segara Anakan
Kampung Laut Cilacap berada di tepi laguna Segara Anakan. Karena diapit oleh perairan membuat lokasinya cukup terpencil.
Untuk menuju ke sana, perlu waktu dua jam dari Kota Cilacap menggunakan perahu boat. Selain itu, kampung ini juga bisa dikunjungi dari Pantai Pangandaran dengan perahu wisata.
Dilansir dari Merdeka.com pada Senin (14/8/2017), wilayah Kecamatan Kampung Laut terdiri dari 4 desa. Dua desa masuk bagian Pulau Jawa dan dua lainnya masuk bagian Pulau Nusakambangan. Wilayahnya sendiri merupakan tanah timbul akibat pendangkalan.
Advertisement
Bekas Markas Penghalau Bajak Laut
Di masa lalu, Kampung Laut dikenal dengan nama Pejagan atau Bejagan. Nama itu digunakan karena tempat itu pada zaman Kerajaan Mataram digunakan sebagai tempat menghalau serangan bajak laut.
Dilansir dari Liputan6.com pada Kamis (4/1/2018), berdasarkan cerita yang diwariskan secara turun-temurun, warga Kampung Laut asli merupakan keturunan Jaga Resmi dan Jaga Laut.
Dua orang itu dulunya merupakan perwira Kerajaan Mataram yang ditugaskan menjaga perairan Cilacap dari para perompak.
Advertisement
Dulunya Merupakan Desa Terapung
Pada Awalnya, Kampung Laut merupakan sebuah desa terapung yang berada di Segara Anakan. Namun kini desa terapung itu tinggal kenangan akibat dari sedimentasi.
Seiring waktu, pertumbuhan penduduk membuat kampung itu bertambah ramai. Oleh karena itulah wilayah itu kemudian dibagi lagi menjadi empat desa dan berkembang menjadi kecamatan.
Dilansir dari Liputan6.com pada Kamis (4/1/2018), empat desa yang ada di Kampung Laut adalah Desa Ujung Alang, Ujung Gagak, Panikel, dan Klaces.
Advertisement
Daerah Rawan Gempa
Pada 15 Desember 2017, wilayah Kampung Laut pernah diguncang gempa berkekuatan 6,9 skala richter. Dilansir dari Liputan6.com pada Kamis (4/1/2018), karena tanah sedimen di tempat itu tak labil, banyak rumah rusak akibat dari gempa itu.
Tercatat di empat desa yang ada di sana, puluhan rumah roboh. Adapun ratusan rumah lainnya rusak berat ataupun rusak ringan. Oleh karena itulah wilayah ini diprioritaskan memperoleh bantuan dampak gempa.
Advertisement
Langka Air Bersih pada Musim Kemarau
Walaupun dikelilingi air Segara Anakan, namun Kampung Laut langka akan air bersih khususnya di musim kemarau. Pada musim tersebut, air di sumur penampungan berwarna keruh kekuningan, berbau karat busuk, dan terasa asin.
Oleh karena itulah warga kemudian menampung air hujan pada sebuah torn besar yang dapat menampung 2.500 liter air. Masing-masing rumah punya. Torn itu merupakan bantuan dari pemerintah 15 tahun yang lalu, ujar Fauzan, salah satu warga Kampung Laut dilansir dari Liputan6.com pada Rabu (5/9/2018).
Advertisement
Terdapat Jembatan Apung Penghubung Antar Pulau
Di Kampung Laut, terdapat sebuah jembatan apung yang menghubungkan Desa Ujung Gagak yang berada di bagian Pulau Jawa dan Desa Klaces yang berada di bagian Pulau Nusakambangan. Dilansir dari Liputan6.com pada Sabtu (17/8/2019), jembatan itu merupakan jembatan terapung pertama di Indonesia.
Keberadaan jembatan itu menjadi solusi kemudahan transportasi antar dua desa di Kecamatan Kampung Laut itu, karena selama bertahun-tahun mereka harus menyeberang menggunakan perahu untuk mencapai desa masing-masing.
Advertisement
Terdapat banyak Tempat Wisata Eksotis
Di balik beragam persoalan yang melilit masyarakat Kampung Laut, namun wilayah itu memiliki banyak tempat wisata eksotis. Dilansir dari www.cilacap.info, di wilayah itu terdapat kawasan Mangrove terbesar se-Asia. Di tempat itu pula terdapat spot pemancingan yang menjadi surga bagi para pemancing.
Selain itu di wilayah Kampung Laut pula terdapat beberapa pantai berpasir putih yang eksotis. Salah satunya adalah Pantai Kalijati yang berada di bagian Pulau Nusakambangan.