4 Fakta Pembangunan Underpass Kentungan Jogja yang Telan Biaya Capai Rp110 M

Underpass Kentungan telah diresmikan. Dengan selesainya pembangunan underpass, lalu lintas di Simpang Kentungan diharapkan dapat semakin lancar

Shani Ramadhan Rasyid
Oleh Shani Ramadhan Rasyid - Reporter
4 Fakta Pembangunan Underpass Kentungan Jogja yang Telan Biaya Capai Rp110 M
Underpass Bandara. ©2020 Merdeka.com

Underpass Kentungan menjadi terowongan bawah tanah ketiga yang dibangun di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan dibangunnya Underpass ini, lalu lintas dari dan menuju Kota Yogyakarta yang melintasi Jalan Kaliurang diharapkan bisa sedikit terurai. Apalagi, Jalan Kaliurang menjadi titik rawan macet di Yogyakarta.

Sebelum Underpass dibangun, kemacetan di sisi barat persimpangan Kentungan panjangnya bisa mencapai 500 meter. Pembangunan underpass ini sudah dimulai sejak 2018 lalu, dan menelan biaya yang tak sedikit.

Berikut empat fakta pembangunan Underpass Kentungan di Jogja yang kami himpun dari beberapa sumber:

Sempat Ambrol

Di tengah pembangunan, tepatnya, Selasa (23/7/2020), Underpass Kentungan sempat ambrol. Ambrolnya underpass itu menyebabkan dua truk dan satu land over ikut terperosok ke dalam tanah. Untungnya, tak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut.

Komisi C DPRD DIY melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan, Kamis (25/7). Anggota Komisi C DPRD DIY Anton Prabu Semendawai menyebut ada dugaan kelalaian pengerjaan proyek, sehingga menyebabkan kendaraan yang melintas di jalan tersebut terperosok.

"Berdasarkan yang disampaikan (dari pelaksana proyek), ya ada sedikitlah (dugaan kelalaian). Karena yang jaga (pengatur arus lalu lintas) cuma dua orang," ucap Anton.

Panjang Terowongan

Underpass Kentungan memiliki panjang 900 meter dengan rincian panjang jalan pendekatan di sebelah barat 288 meter. Sedangkan jalan pendekatan sebelah timur memiliki panjang sekitar 386 meter.

Menurut rencana, panjang konstruksi terowongan diperkirakan sepanjang 224 meter. Hingga hari ini, pembangunan masih terus dilakukan.

Anggaran Biaya

Pembangunan infrastruktur publik ini menelan biaya yang tak sedikit. Anggaran untuk membangun Underpass Kentungan yang berada di simpang antara Jalan Kaliurang dengan Jalan Ring Road Utara itu mencapai Rp110 miliar.

Pembangunan underpass sendiri, sudah dilakukan sejak tahun 2018 yang dikerjakan oleh kontraktor PT Istaka Karya (persero).

Diharapkan Mampu Urai Kemacetan

Sebelum dibangunnya underpass, Simpang Kentungan jadi kawasan yang rawan macet. Kemacetan yang lumayan parah terjadi saat pagi dan sore hari, tepatnya pada jam berangkat dan pulang kerja.

Menurut Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Jawa Tengah, Akhmad Cahyadi, pembangunan underpass Kentungan bertujuan untuk mengurai simpul kemacetan akibat pertemuan lalu lintas empat arah antara Jalan Kaliurang dan Jalan Padjadaran (Ring Road Utara).

Saat underpass Kentungan masih dalam tahap pembangunan, kemacetan justru bertambah parah. Hal ini dikarenakan tiap sisi Jalan Ring Road, sekitar 300 meter sebelum persimpangan, terjadi penyempitan.

Rekomendasi