Proses Terjadinya Gerhana Matahari Total dan Dampak yang Perlu Diwaspadai
Merdeka.com - Dalam kehidupan tata surya, tentu saja selalu ada berbagai fenomena-fenomena alam yang menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan. Fenomena-fenomena alam ini bisa terjadi setiap periode waktu tertentu, maupun hanya terjadi setahun sekali. Salah satu fenomena alam langka yang hanya muncul satu tahun sekali adalah gerhana matahari total.
Fenomena gerhana matahari total sendiri terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis lurus. Di sini, posisi bulan akan menutupi matahari secara penuh. Sehingga bagi manusia yang tinggal di bumi akan melihat cahaya matahari yang tiba-tiba hilang sejenak. Tidak heran jika pada fenomena ini, bumi akan menjadi gelap seperti malam hari.
Proses terjadinya matahari total ini mampu menyuguhkan penampakan alam yang luar biasa. Tidak heran jika hal ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh semua orang. Tidak sedikit orang yang penasaran dan ingin menyaksikan fenomena langka ini secara langsung. Namun perlu diperhatikan, saat menyaksikan gerhana matahari total tanpa menggunakan alat atau perantara maka bisa menyebabkan gangguan penglihatan.
Lalu seperti apa proses terjadinya gerhana matahari total serta dampak yang ditimbulkan? Dilansir dari situs ilmugeografi.com, berikut kami telah merangkum proses terjadinya gerhana matahari total serta dampaknya yang perlu diketahui.
Mengenal Gerhana Matahari Total

© ABC Houston
Sebelum mengetahui proses terjadinya gerhana matahari total, akan lebih baik jika mengetahui terlebih dulu apa yang dimaksud dengan fenomena gerhana matahari total. Gerhana matahari total merupakan fenomena yang terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis lurus.
Di sini seluruh bagian matahari akan tertutup dengan bayangan bulan. Sehingga cahaya matahari akan menghilang secara total selama beberapa waktu. Dalam kondisi ini, bumi akan mengalami suasana yang gelap seperti malam hari. Ini menjadi salah satu peristiwa yang sayang untuk dilewatkan.
Proses Terjadinya Gerhana Matahari Total
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gerhana matahari total akan terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis lurus. Proses terjadinya gerhana matahari total ini dapat dikatakan melalui beberapa tahap. Berikut kami telah merangkum penjelasan lengkapnya untuk Anda :
- Gerhana matahari total terjadi saat matahari, bulan, dan bumi terletak dalam satu garis lurus. Posisi ini didapatkan tidak lain karena bumi dan bulan sama-sama berputar melakukan revolusi mengelilingi matari. Kemudian pada waktu tertentu, baik bumi maupun bulan akan menempati posisi orbit yang sejajar hingga membentuk garis lurus.
- Setelah menempati posisi garis lurus, bagian belakang bulan yang tidak terkena sinar matahari akan membentuk bayangan sendiri, yaitu bayangan inti (umbra) dan bayangan samar-samar (penumbra). Umbra biasanya terletak di belakang bulan membentuk kerucut. Kemudian penumbra berada di sekitar umbra yang bentuknya semakin melebar, seperti kebalikan dari kerucut.
- Kemudian, bayangan umbra dan penumbra akan mengenai permukaan bumi. Di sini, bagian permukaan bumi yang terkena bayangan umbra maka akan mendapatkan fenomena gerhana matahari total. Sedangkan pada permukaan bumi yang terkena penumbra hanya mengalami gerhana matahari sebagian. Biasanya, daerah yang akan dilalui gerhana matahari total, akan mengalami gerhana matahari sebagian terlebih dahulu.
Dampak Gerhana Matahari Total

©REUTERS/Willy Kurniawan
Setelah mengetahui proses terjadinya gerhana matahari total, selanjutnya akan dijelaskan dampak dari gerhana matahari total itu sendiri. Seperti diketahui, gerhana matahari total dapat memancarkan sinar ultraviolet dalam jumlah yang banyak. Sehingga masyarakat yang ingin menyaksikan fenomena langka ini dianjurkan untuk menggunakan alat atau perantara tertentu. Jika diabaikan hal ini bisa memberikan dampak bagi kesehatan mata. Selain itu, gerhana matahari total juga memberikan dampak lain yang perlu diketahui, yaitu sebagai berikut:
1. Menimbulkan Gangguan pada Medan Magnet Bumi
Dampak gerhana matahari total yang pertama dapat menimbulkan gangguan pada medan magnet bumi. Dalam hal ini, gravitasi pada medan magnet bumi biasanya akan mengalami masalah. Hal ini terjadi akibat pemanasan dan proses ionisasi di lapisan ionosfer dan atmosfer bumi menjadi terhambat karena proses gerhana matahari total yang terjadi. Dengan begitu, medan magnet atau gravitasi bumi menjadi tidak normal.
2. Menyebabkan Gangguan Penglihatan
Dampak gerhana matahari total selanjutnya dapat menyebabkan gangguan penglihatan. Sebenarnya gangguan ini bukan didapatkan saat gerhana matahari total terjadi. Melainkan pada beberapa saat menuju gerhana matahari total tersebut. Di mana saat matahari hanya terlihat pinggirnya saja, di situ pula sinar ultraviolet mulai terpencar. Jika peristiwa ini tertangkap langsung oleh mata manusia tanpa perantara apapun, maka bisa menyebabkan kerusakan pada mata.
Proses Terjadinya Gerhana Matahari Total di Dunia
Sejauh ini, terjadinya gerhana matahari total sudah dialami beberapa kali di berbagai belahan negara di dunia. Berikut deretan peristiwa terjadinya gerhana matahari total di dunia sejak 2001:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya