Momen Haru Anggota Paskibraka Solo Gagal Kibarkan Bendera, Menangis Minta Maaf

Kamis, 18 Agustus 2022 12:21 Reporter : Shani Rasyid
Momen Haru Anggota Paskibraka Solo Gagal Kibarkan Bendera, Menangis Minta Maaf Isak Tangis anggota paskibraka di Solo gagal kibarkan bendera. ©YouTube/Berita Surakarta

Merdeka.com - Momen pengibaran bendera merah putih menjadi salah satu momen sakral dalam upacara bendera. Namun terkadang dalam momen sakral sekalipun ada insiden-insiden kecil yang tak diharapkan. Seperti halnya sebuah insiden dalam upacara bendera yang dilaksanakan di Stadion Sriwedari, Kota Solo.

Di tengah prosesi pengibaran bendera, pengait tali yang terpasang di tiang bendera putus. Para tamu undangan yang menghadiri acara itu terkejut. Akibatnya, upacara dilaksanakan tanpa mengibarkan bendera merah putih.

Tangis haru mewarnai stadion karena gagalnya prosesi menaikkan bendera merah putih itu. Berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Disambut Tepuk Tangan Hadirin

isak tangis anggota paskibraka di solo gagal kibarkan bendera

©YouTube/Berita Surakarta

Meski sempat terkejut, para tamu undangan bisa menerima insiden itu dengan lapang dada. Selesai prosesi pengibaran bendera, mereka memberi tepuk tangan walau nyatanya bendera tidak bisa berkibar di atas tiang.

Walau mampu berjalan tegak meninggalkan area upacara, para pengibar bendera tak bisa menahan rasa kecewa setelah sampai di pinggir lapangan. Mereka saling berpelukan untuk melepas kesedihan.

3 dari 4 halaman

Gibran Rakabuming Menghibur

isak tangis anggota paskibraka di solo gagal kibarkan bendera

©YouTube/Berita Surakarta

Selesai upacara, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, yang saat itu juga hadir sebagai tamu undangan, langsung turun dari tribun tamu dan menemui para anggota paskibraka. Gibran membimbing mereka meninggalkan arena upacara. Tangis haru kembali pecah saat seorang wali dari pengibar bendera menghampiri dan menghibur anaknya yang sedang bersedih.

“Anak-anak sudah berusaha. Tidak apa-apa. Untuk adik-adik yang kemarin saya kukuhkan, yang sudah bekerja keras, berlatih pagi siang malam, sudah tidak terhitung itu gladi-nya berapa kali, tapi yang namanya kejadian seperti ini tidak bisa kita prediksi. Jadi pokoknya tetap semangat,” ungkap Gibran dikutip dari kanal YouTube Berita Surakarta pada Rabu (17/8).

4 dari 4 halaman

Pengait Bendera Patah

isak tangis anggota paskibraka di solo gagal kibarkan bendera

©YouTube/Berita Surakarta

Terkait insiden ini, Kepala Dispora Solo Joni Sumantri mengatakan bahwa pengait bendera patah. Padahal ia mengaku semua peralatan untuk melaksanakan upacara itu sudah diperbarui.

“Semua peralatan sebenarnya sudah kita siapkan untuk dikondisikan saat acara. Tapi memang kejadiannya seperti itu, jadi memang kekuatan pengait yang belum kita uji sebelumnya. Tapi selama latihan sebenarnya nggak ada kejadian seperti itu,” ujar Joni.

[shr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini