Pada masa lampau, Provinsi Kalimantan Barat merupakan sebuah wilayah yang dibentuk dari banyak wilayah kerajaan. Salah satunya adalah Kerajaan Mempawah. Secara administrasi, wilayah kerajaan itu kini sudah tidak ada lagi. Tapi mereka masih punya raja sebagai pemimpin adat yang tetap diwariskan secara turun-temurun. Mereka juga punya istana yang megah sebagai tempat kediaman raja.
Namanya Istana Amantubillah. Istana itu berdiri megah di Desa Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur, Kalimantan Barat. Istana tersebut dibangun pada masa Pemerintahan Gusti Jamiril yang bergelar Panembahan Adi Wijaya Kesuma (1761-1787). Dia merupakan sultan ke-3 dari Kesultanan Mempawah.
Berikut selengkapnya:
Advertisement
Sempat Mengalami Kebakaran
Dikutip dari Indonesiakaya.com, Istana Amantubillah sendiri memiliki arti “Aku Beriman Kepada Allah”. Dalam perjalanannya istana ini pernah mengalami kebakaran di tahun 1880, tepatnya saat tampuk kekuasaan dipegang oleh Gusti Ibrahim yang berkuasa antara tahun 1864 hingga 1892.
Istana ini memiliki warna dominan hijau muda. Begitu menginjakkan kaki di area istana, pengunjung akan disambut pintu gerbang istana yang bertuliskan “Mempawah Harus Maju, Malu Dengan Adat”. Begitu melewati gerbang, kita akan melihat halaman dengan rerumputan hijau dan beberapa meriam yang diletakkan di atas rumput.
Advertisement
Bagian Kompleks Istana
Kompleks Istana Amantubillah dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu bangunan utama, sayap kanan, dan sayap kiri. Dulunya bangunan utama di istana ini merupakan singgasana raja beserta permaisuri hingga para keluarga raja. Sementara itu bangunan sayap kanan dijadikan sebagai tempat untuk mempersiapkan jamuan makan bagi kalangan keluarga istana. Segala keperluan jamuan makan bagi para tamu istana disiapkan di bangunan tersebut.
Sementara itu bagian sayap kirinya dijadikan ruang pusat untuk mengurus administrasi pemerintahan kerajaan. Selain itu, bangunan di sayap kiri juga sering digunakan sebagai aula tempat pertemuan para raja dengan para abdi dalem.
Advertisement
Punya Potensi Wisata
Pada Kamis, 9 Februari 2023 kerabat keraton Mempawah kedatangan tamu Istimewa. Dia adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Pihak kerabat keraton menjamu Sandiaga di Istana Amantubillah. Dalam kunjungan itu, sang Menteri mengungkapkan kekagumannya akan istana tersebut. Istana itu memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya dan bisa menjadi magnet wisatawan.
Sandiaga melanjutkan, apabila potensi wisata itu bisa dimaksimalkan, maka lapangan kerja baru akan terbuka. Ia pun berjanji untuk mendorong penguatan pengembangan wisata dan ekonomi kreatif berbasis komunitas di Mempawah.
“Mempawah memiliki potensi wisata berbasis adat, budaya, maupun kearifan lokal serta ekonomi kreatif kekinian,” pungkas Sandiaga seperti dikutip dari Indonesia.go.id.