Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Perjuangan Sunoto, Petarung MMA yang Dulunya Berprofesi Jadi Buruh Laundry

Kisah Perjuangan Sunoto, Petarung MMA yang Dulunya Berprofesi Jadi Buruh Laundry Sunoto The Terminator. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Sunoto “The Terminator” merupakan petarung ajang seni bela diri gaya bebas (MMA) turnamen One Championship. Pria asal Blora, Jawa Tengah itu menjalani debutnya sebagai pegulat profesional pada 2013 dan dua tahun kemudian terdaftar sebagai pegulat di turnamen One Championship. Sejak itulah kemampuannya terus berkembang dan menjadi salah satu seniman bela diri kelas bantam elit dari Indonesia.

Namun siapa sangka, dulunya sebelum menjadi pegulat Sunoto pernah berprofesi sebagai buruh laundry. Dilansir dari Liputan6.com pada Jum’at (29/5), jika sebelumnya ia berkewajiban mencuci pakaian kotor, di atas ring MMA ia justru sering bikin kotor wajah lawannya. Hal inilah yang membuatnya bisa meraih 10 kali kemenangan dalam 17 pertandingan.

Dulunya Berprofesi Sebagai Buruh Laundry

sunoto the terminator

©2020 Merdeka.com

Pada awalnya, Sunoto memiliki pekerjaan sebagai buruh laundry di Surabaya. Namun di sela-sela waktu luangnya, ia rajin mengikuti berbagai macam aliran bela diri. Sempat mendalami ilmu Taekwondo, lalu ia beralih ke ilmu bela diri Jujitsu karena di taekwondo yang diajari hanya menendang saja.

Setelah sempat mengikuti kejuaraan nasional Jujutsu pada tahun 2011, Sunoto kemudian mendapat tawaran untuk berlatih seni bela diri gaya bebas di Jakarta. Ia kemudian menerima tawaran tersebut dan meninggalkan profesinya sebagai buruh laundry.

Menikmati Pertarungan

 

sunoto the terminator

©2020 liputan6.com

Selama berkarier di atas ring MMA, Sunoto mengaku selalu menikmati pertandingan dengan cara mengikuti irama pertandingan. Dia sendiri tak pernah menargetkan harus menang dengan mengunci lawan atau dengan KO. Tapi mengajak lawan bermain hingga pertandingan selesai. 

“Kalau misal lawan jago straking saya ajak main bawah saja. Kalau lawan jago main bawah saya ajak straking saja. Jadi lebih ke strategi permainan karena kebetulan keuntungan saya banyak belajar ilmu bela diri. Di MMA ilmu itu terpakai semua,” ujar Sunoto dikutip dari Liputan6.com pada Jum’at (29/5).

Ingin Membangun Pusat Latihan MMA

sunoto the terminator

©2020 liputan6.com

Pria yang di atas ring dijuluki The Terminator itu ternyata memiliki cita-cita mulia. Sunoto berkeinginan untuk membuat pusat latihan bela diri gaya bebas (MMA) di kampung halamannya di Blora. Dari situlah ia ingin mencari bibit-bibit petarung potensial yang bisa berprestasi di tingkat nasional, bahkan dunia. 

Bantu Orang Tua di Sawah

sunoto the terminator

©2020 Merdeka.com

Adanya pandemi Virus Corona membuat pagelaran MMA One Championship ditangguhkan. Karena itulah Sunoto lebih memilih pulang ke kampung halamannya di Blora. Di sana, aktivitas Sunoto tak berbeda dengan pemuda kampung pada umumnya. Selain itu dia juga rajin membantu orang tua bekerja di sawah.

“Saya biasanya juga ke sawah bantuin orang tua. Jika pas musim panen saya juga ikut ‘Ngedos’,” ujar Sunoto dikutip dari Liputan6.com pada Jum’at (29/5).

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP