Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Intip Rumah Tua di Bantul, Dulunya Jadi Lokasi Soeharto Atur Strategi Lawan Belanda

Intip Rumah Tua di Bantul, Dulunya Jadi Lokasi Soeharto Atur Strategi Lawan Belanda Monumen Bibis. ©Kemdikbud.go.id

Merdeka.com - Rumah Joglo itu kondisinya tampak kurang terawat. Letaknya yang berada di perbukitan membuat bangunan itu seperti terlupakan. Padahal rumah itu menjadi saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.

Melansir dari Kemdikbud.go.id, bangunan itu dikenal dengan nama Monumen Bibis. Secara administratif, lokasi bangunan itu berada di Dusun Bibis, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul.

Walaupun hanya tampak seperti rumah joglo pada umumnya, namun bangunan yang didirikan oleh Nyai Trunomenggolo itu punya peran dalam sejarah di masa perang kemerdekaan. Di tempat inilah, Letkol Soeharto, yang kelak menjadi Presiden Kedua Republik Indonesia, menyusun strategi perang melawan Belanda.

Lalu bagaimana kondisinya kini? Berikut selengkapnya:

Tempat Soeharto Atur Strategi Perang

monumen bibis

©YouTube/Disbud DIY

Di zaman perang kemerdekaan, rumah joglo itu menjadi tempat Letkol Soeharto beserta pasukannya dari komandan Brigade X divisi III mengatur strategi perang melawan Belanda. Perang itu sendiri terjadi dalam rangka mempertahankan Yogyakarta sebagai ibukota Republik Indonesia.

Karena lokasinya yang cukup terpencil dan berada di daerah perbukitan, rumah tersebut dinilai layak untuk dijadikan tempat mengatur strategi. Bentuk bangunannya pun belum banyak berubah sejak rumah itu digunakan sebagai markas. Material yang diganti hanyalah genteng dan lantai tegel.

Peninggalan Masa Perjuangan

monumen bibis

©YouTube/Djogjakarta1945tv

Sebagai bukti saksi bisu perjuangan perang kemerdekaan, rumah itu juga masih menyimpan benda-benda peninggalan yang dulu pernah digunakan Soeharto antara lain meja, kursi, peralatan makan, minum, mesin ketik manual, sepeda onthel, serta beberapa arsip foto yang tampak berdebu. Beberapa bagian dinding bangunan itupun sudah mulai rusak dimakan usia.

Selain itu, tak jauh dari bangunan joglo itu terdapat bangunan pendukung yang baru didirikan pada tahun 1979. Di dalam bangunan itu, terdapat diorama tentang perjuangan Bibis.

Namun seperti rumah joglo yang pernah dipakai Soeharto, bangunan pendukung itu juga tampak tidak terurus. Padahal peresmian bangunan itu dulunya dihadiri oleh Perdana Menteri Malaysia Hussein Onn.

Bangunan yang Terlupakan

monumen bibis

©Kemdikbud.go.id

Seiring bergantinya masa dari rezim Orde Baru ke Orde Reformasi, kondisi bangunan Monumen Bibis semakin terlupakan. Bahkan, murid-murid sekolah yang ada di Bantul tak mengetahui adanya monumen tersebut. Tak hanya itu, catatan buku tamu di monumen itu menunjukkan bahwa monumen itu tak pernah dikunjungi.

Oleh karena itu, monumen itu perlu dipugar dan direhabilitasi. Dengan menjadikan monumen itu menjadi tempat wisata, diharapkan para generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa di masa silam.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP