Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Desa di Pemalang ini Punya Nama Unik, Begini Kisah di Baliknya

Desa di Pemalang ini Punya Nama Unik, Begini Kisah di Baliknya Desa Cawet. ©YouTube/Ruang Artis

Merdeka.com - Nama sebuah desa di pelosok Kabupaten Pemalang mungkin terdengar aneh, Desa Cawet. Desa ini berada di Kecamatan Watukumpul, 50 kilometer dari pusat Kota Pemalang. Desa Cawet merupakan desa paling timur di Kabupaten Pemalang dan letaknya berbatasan langsung dengan Kabupaten Pekalongan.

Dilansir dari Wikipedia.org, Desa Cawet berada di daerah perbukitan dengan ketinggian antara 250-660 meter di atas permukaan laut. Di balik nama uniknya, desa itu mempunyai kisahnya tersendiri yang jarang diketahui orang. Kisah lama ini bertahan sejak hampir dua abad silam dan masih diingat hingga sekarang.

Sejarah Berdirinya Desa Cawet

desa cawet

©YouTube/Ruang Artis

Dilansir dari Desakupemalang.id, kisah berdirinya Desa Cawet bermula pada tahun 1825 ketika Adipati Pemalang berkeliling di wilayahnya dan menjumpai sekelompok orang yang tengah bekerja di sawah.

Saat itu, sang adipati bertanya kepada mereka siapa di antara mereka yang menjadi pemimpin. Salah satu dari mereka kemudian menjawab sambil menunjuk kepada seseorang yang hanya memakai kain sebagai penutup tubuh dengan ikat pinggang dari seutas tali.

Sejak saat itu sang adipati menunjuk orang itu menjadi lurah dengan nama “Cawing Tali”, sementara desanya diberi nama “Desa Cawet” yang diambil dari kata Cawing dan Tali.

Jadi Desa Digital

desa cawet

©YouTube/Ruang Artis

Seiring waktu, Desa Cawet terus berkembang dan mengikuti era perkembangan teknologi informasi. Kini, desa itu punya aplikasi sendiri yang disalurkan sebagai pelayanan masyarakat. Di dalam aplikasi itu terdapat informasi mengenai kependudukan maupun informasi lainnya.

Aplikasi informasi desa itu kemudian dinamakan “Buka Cawet”. Dilansir dari Pemalangkab.go.id, Kepala Desa Cawet Taufik Saleh mengatakan bahwa filosofi di balik nama itu adalah keterbukaan informasi di mana semua orang bisa mengetahui informasi terbaru tentang Desa Cawet.

Diviralkan Ganjar Pranowo

desa cawet

©Twitter/@03_nakula

Pada awal tahun 2020 lalu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berkesempatan mengunjungi Desa Cawet dalam rangka penanaman pohon. Saat itu, Taufik Saleh berkesempatan untuk memberikan kenang-kenangan berupa kaos pada Ganjar Pranowo. Di bagian depan kaos itu terpampang tulisan,”cawetku, cawetmu, cawet kita semua”.

Ganjar kemudian mengenakan kaos itu saat berselfie ria dengan para pengunjung Car Free Day (CFD) di Jalan Dago Bandung. Banyak pengunjung bertanya-tanya apa makna di balik tulisan yang terpampang di kaos Ganjar.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP