Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PKS berdoa tak ada kasus dan blunder dilakukan Anies-Sandi

PKS berdoa tak ada kasus dan blunder dilakukan Anies-Sandi kampanye akbar anies-sandi. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera mengapresiasi hasil survei Poltracking Indonesia. Survei ini menunjukkan, tren elektabilitas pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno lebih unggul dari pasangan lain.

"Kami berdoa semoga tidak ada kasus atau blunder yang dilakukan oleh Anies Baswedan- Sandiaga Uno karena itu bahaya (menjatuhkan tren elektabilitas)," kata Mardani di Hotel Hotel Oria, Jakarta Pusat, Rabu (1/2).

Kendati pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno dinyatakan unggul, Wasekjen PKS ini mengaku tetap hati-hati dan terus mengoptimalkan kerja tim pemenangan. Sebab, di beberapa indikator survei, Anies Baswedan-Sandiaga Uno masih kalah unggul dari calon lain. Seperti program kerja Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang dinilai belum populer di lingkungan masyarakat.

"Ini cambuk untuk bekerja lebih efektif, cermin untuk melihat kekurangan. Kita punya banyak kekurangan di awal," ujarya.

Diberitakan sebelumnya, tren elektabilitas Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengalami kenaikan 2,87 persen yakni dari 28,63 persen pada 9-13 Januari 2017 menjadi 31,50 persen pada 24-29 Januari 2017.

Basuki T Purnama- Djarot Saiful Hidayat mengalami kenaikan 1,25 persen yakni dari 28,88 persen pada 9-13 Januari 2017 menjadi 30,13 persen pada 24-29 Januari 2017.

Sementara elektabilitas pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni terjun bebas 4,50 persen dari 30,25 persen pada 9-13 Januari 2017 menjadi 25,75 persen pada 24-29 Januari 2017. Ini menunjukkan, tren elektabilitas Anies Baswedan-Sandiaga Uno lebih unggul dari pasangan calon lain.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP