Hot Issue

Petaka Cinta Orang Ketiga

Selasa, 17 Mei 2022 10:20 Reporter : Nur Habibie
Petaka Cinta Orang Ketiga ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - NU kaget bukan kepalang. Setelah membaca isi pesan WhatsApp suaminya. Dari seorang wanita yang tak dikenalnya. Wanita itu bernama Dini Nurdiani (26).

Emosinya langsung tersulut. Apalagi, pesan tersebut berisi agar sang suami segera menceraikannya. Bahkan, wanita ketiga dalam rumah tangganya itu mau mengantar ke pengadilan agama segera.

"Iya nanti habis lebaran," kata suami NU lawat pesan WhatsAppnya membalas chat Dini.

Setelah membaca itu, amarah NU rak bisa dibendung. Terpikir olehnya untuk segera mengajak Dini bertemu. Bukan untuk menyelesaikan masalah. Tapi membunuhnya.

NU membajak ponsel suaminya. Mengajak bertemu orang ketiga dalam rumah tangganya tersebut. Dengan dalih, buka puasa bersama. Keduanya janjian di halte bus dekat Taman Mini, Jakarta Timur, 26 April 2022.

Sebelum bertemu, NU telah mempersiapkan sejumlah alat untuk menganiaya Dini. Seperti kunci Inggris, pisau dapur dan gunting rumput.

2 dari 3 halaman

Dini tak tahu orang yang ditemuinya itu adalah istri sang kekasih. Dia hanya tahu bahwa wanita itu utusan sang kekasih sebelum bertemu. Keduanya langsung pergi menuju ke Perumahan Grand Citra Cibubur, Bekasi Kota.

Azan maghrib berkumandang. Dini tak kunjung melihat pria idamannya tersebut. Saat dia sedang asik bermain ponsel di atas motor, tiba-tiba sebuah benda tumpul keras menghantam kepalanya.

Dini tersungkur. Dengan sadisnya NU langsung menghunuskan pisau rumput yang telah disiapkannya. Melihat Dini masih bernapas, NU kembali menusuk Dini pada bagian perut dan tangannya. Kali ini, ia menggunakan pisau dapur untuk memastikan jika Dini benar-benar sudah tewas.

"Suaminya sendiri tidak mengetahui sampai kemarin pada saat kita jemput di rumahnya,” kata Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Dimasetyo.

Bajunya yang berlumuran darah langsung diganti. Seluruh barang bukti dibuang tak jauh dari lokasi kejadian.

3 dari 3 halaman

29 April 2022 Dini dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polsek Cengkareng. Polisi pun melacak keberadaan Dini. Polisi menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Polisi menemukan titik terang mengungkap pembunuhan tersebut. Mengerucut kepada satu orang. Dia adalah NU.

“Kita interogasi, ternyata yang bersangkutan membenarkan dan mengakui telah melakukan tindakan yang sadis itu," kata Ardhie.

Kejahatan yang dilakukan NU terbilang sadis. Polisi pun akan melakukan tes kejiwaan kepada pelaku. Saat ini NU telah mendekam di penjara.

NU pun dikenakan Pasal 340 Jo 338 dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

[rnd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini