Fraksi Golkar Menolak Penundaan Pemilihan Wagub DKI

Selasa, 17 Maret 2020 14:45 Reporter : Fikri Faqih
Fraksi Golkar Menolak Penundaan Pemilihan Wagub DKI Gedung Baru DPRD DKI Jakarta. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta menolak wacana penundaan pemilihan Wakil Gubernur yang rencananya akan dilakukan pada 23 Maret 2020 mendatang. Mereka menilai, pemilihan harus disegerakan untuk memenuhi jabatan yang telah lama kosong.

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI, Basri Baco mengatakan, seharusnya anggota dewan segera memilih antara Riza Patria dan Nurmansjah Lubis sebagai pengganti Sandiaga Uno.

"Golkar memandang justru Gubernur saat ini jangan sendirian. Wagub harus cepat dipilih agar gubernur ada pendamping," katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (17/3).

Dia meminta, anggota dewan jangan sampai kepentingan pribadi menjadi penghambat pemilihan Wagub DKI. Sebab, Basri mengungkapkan, Gubernur Anies Baswedan dan rakyat Jakarta memiliki hak untuk memiliki Wagub.

"Dewan jangan menghambat. Dosa di tanggung dewan kalau menghambat nanti," tegasnya.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI, Farazandi Fidinansyah mengatakan, pihaknya telah mendapatkan usulan untuk menunda rencana pemilihan Wagub. Alasannya adalah untuk melakukan pencegahan penyebaran Virus Corona.

"Ya ada usulan seperti itu, pagi ini kami akan menghadap konsultasi ke Pimpinan dulu," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengatakan, posisi Wagub memang sudah seharusnya diisi. Namun sesuai imbauan Jokowi, dia mengusulkan, agar pemilihan Wagub ditunda sementara.

"Kita harus lihat kondisinya. Jangan sampai pemilihan Wagub selesai, tapi menyebabkan penyebaran. Karena kita enggak tahu saat ini apakah seseorang bener bener sehat atau enggak," katanya saat dihubungi merdeka.com, Senin (16/3).

Sekalipun ada pengawasan ketat, dia mengungkapkan, tidak ada jaminan pengukuran suhu badan memastikan seseorang bebas Covid-19. Melihat adanya pasien positif Corona tanpa mengalami gejala panas, pusing dan flu.

"Ini langkah antisipasi. Kita mengikuti pemerintah pusat dan daerah juga. Mundur sampai dinyatakan semua sudah terkendali. Sebagai wakil rakyat, kita juga harus mencontohkan bahwa keselamatan adalah yang utama. Bukan sekadar posisi politis," tegasnya.

Selain itu, Wibi mengusulkan, anggota dewan membantu mensosialisasikan bahaya Covid-19. Harapannya kesadaran masyarakat terbangun dan mengurangi penyebaran Virus Corona. [fik]

Baca juga:
Dampak Corona, NasDem Usulkan Pemilihan Wagub DKI Diundur
Sebelum Dipilih, Dua Cawagub DKI akan Diwawancara Tertutup 18 Maret oleh DPRD
Berkas Dua Cawagub DKI Belum Lengkap
Maju Cawagub DKI, Riza Patria Sudah Ajukan Surat Mundur dari DPR
Hadiri Diskusi PKB, Riza Patria Disapa Sebagai Wagub DKI
Cawagub DKI Riza Patria Akan Temui Megawati Demi Kantongi Dukungan PDIP

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini