DPRD DKI pertanyakan konsep naturalisasi sungai Anies

Kamis, 8 Februari 2018 16:08 Reporter : Fikri Faqih
DPRD DKI pertanyakan konsep naturalisasi sungai Anies Banjir di Kampung Pulo. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - DPRD DKI Jakarta mempertanyakan rencana Gubernur Anies Baswedan yang ingin menaturalisasi sungai di ibu kota. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menduga, Anies keliru menyampaikan terkait naturalisasi sungai.

"Mungkin Pak Anies salah itu. Bukan naturalisasi tapi normalisasi sungai. Emang pemain bola pake dinaturalisasi?" katanya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (8/2).

Politisi PDIP ini mengungkapkan, normalisasi sungai merupakan cara agar Jakarta terbebas dari banjir. Mengingat saat ini lebar sungai di ibu kota telah mengalami penyempitan dan pendangkalan akibat pemukiman liar sepanjang bantaran jalur air tersebut.

"Sekarang kalau gak dinormalisasi, banjir gimana mau hilang dari Jakarta? Debit air kalau lagi kenceng terus kali atau sungai sempit ya pasti banjir jadinya. Makanya Pak Anies saya ingatkan untuk lanjutkan normalisasi," jelasnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Ketua Fraksi Golkar di DPRD DKI Zainudin. Zainudin mengatakan, mungkin Anies keliru saat akan menyampaikan normalisasi sungai menjadi naturalisasi. Pasalnya, dia mengaku, belum pernah mendengar naturalisasi untuk sungai atau kali.

"Dia salah ngomong kali, mungkin maksudnya normalisasi. Naturalisasi kan soal identitas penduduk. Kalau pemain bola dari luar mau jadi pemain kita itu naturalisasi. Kalau kali dinaturalisasi saya belum pernah denger," katanya.

Walaupun begitu, dia tetap mengapresiasi Anies yang telah memiliki rencana untuk mengatasi banjir. Zainudin mengungkapkan, salah satu cara untuk menormalisasi sungai adalah dengan membuat badan Pemeliharaan Peradaban Sungai.

"Jakarta ini kan kota sungai. Ada 13 sungai kemudian arusnya juga luar biasa. Oleh karena itu penataan sungai harus jadi prioritas yang utama," tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan masih belum memberikan ketegasan terkait proyek normalisasi sungai untuk menanggulangi banjir melanda ibu kota. Anies memilih menyebut menaturalisasi ketimbang menormalisasi sungai untuk mengantisipasi banjir di Jakarta.

"Salah satunya adalah soal naturalisasi sungai. Bagaimana sungai itu bisa mengelola air dengan baik, bagaimana mengamankan air tidak melimpah, tapi juga ekosistem sungai dipertahankan," kata Anies di daerah Pluit, Jakarta Utara, Rabu (7/2).

Menurut Anies, normalisasi saat ini bukan menjadi prioritas utama. Dia mengatakan, untuk saat ini tengah fokus terkait penanganan warga yang berdampak banjir.

"Dalam situasi seperti sekarang paling tepat adalah bicara tentang menyelamatkan pengungsi, memastikan bisa kembali. Ini prioritasnya. Jangan kita berdebat terlalu panjang dulu soal solusi besar. Ini bereskan dulu nih, prioritasnya di situ," ujar Anies. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini