Anies: Tanpa Rem Darurat, 17 September Seluruh RS Covid-19 Tak Mampu Tampung Pasien

Rabu, 9 September 2020 20:51 Reporter : Yunita Amalia
Anies: Tanpa Rem Darurat, 17 September Seluruh RS Covid-19 Tak Mampu Tampung Pasien Anies Baswedan Sidak di Restoran Kawasan Jaksel. ©2020 instagram @aniesbaswedan

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan kebijakan rem darurat. Kondisi ini artinya, aktivitas warga kembali diperketat seperti masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pertama kali. Kebijakan ini mulai berlaku pada Senin (14/9).

Dalam konferensi pers yang dilakukan secara virtual, Anies menjabarkan, 190 rumah sakit di Jakarta, sebanyak 67 rumah sakit ditetapkan sebagai rujukan penanganan Covid-19. Dari jumlah 67 rumah sakit, Anies menyebutkan kapasitas tempat tidur pasien sudah di ambang melampaui batas.

"Jakarta memiliki 4.053 tempat tidur, per kemarin sudah 77 persen terpakai," jelas Anies, Senin (9/9).

Jika rem darurat tidak segera dilakukan, dipastikan pada 17 September nanti seluruh tempat tidur rumah sakit tidak dapat menampung pasien Covid-19. Agar kapasitas tetap terjaga, Anies pun menjelaskan saat ini Pemprov telah menambah kapasitas tempat tidur sebanyak 20 persen, sehingga total tempat tidur sebanyak 4.807 unit.

"Tapi saya harus garisbawahi menaikkan jumlah tempat tidur itu bukan sekadar menyediakan tempat tidurnya tapi memastikan ada dokternya, ada perawatnya, ada obat-obatannya, memastikan ada seluruh alat pendukungnya. Jadi menaikkan kapasitas bila tidak disertai dengan pembatasan penularan secara ketat seperti sekarang ini maka tempat tidur itu pun akan penuh di pekan kedua Oktober," tegasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, penambahan kapasitas tempat tidur pun tidak akan mampu menampung pasien jika masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Jika 6 Oktober naik terus turunnya kita akan ketemu masalah baru karena itu ya jangka pendek kita akan terus meningkatkan kapasitas tapi jika tidak ada pembatasan ketat maka ini hanya sekedar mengulur waktu."

[ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini