Tujuan Komunikasi Interpersonal, Berikut Definisi dan Klasifikasinya
Merdeka.com - Manusia sebagai makhluk sosial bukan saja membutuhkan orang lain, tapi juga membutuhkan komunikasi dengan orang lain. Komunikasi antar manusia sendiri telah dilakukan sejak zaman dahulu, dan bisa dikatakan komunikasi merupakan salah satu syarat bagi berlangsungnya hubungan antar manusia atau interaksi sosial di antara sesama manusia. Maka dari itu, komunikasi merupakan hal yang sudah biasa terjadi dalam kehidupan manusia.
Kemudian, komunikasi muncul dalam berbagai konteks dan situasi. Ada banyak macam komunikasi yang diterapkan seseorang dalam kehidupannya salah satunya adalah komunikasi interpersonal. Mungkin kata komunikasi bukan lagi kata baru bagi kita semua, namun sedikit sekali yang memahami bagaimana menerapkannya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah mudah menjadi pribadi yang bisa berkomunikasi secara baik dengan siapa pun adalah dengan mempelajarinya lebih dalam. Simaklah informasi berikut ini mengenai tujuan komunikasi interpersonal dalam kehidupan masyarakat, lengkap dari definisi hingga klasifikasinya telah dirangkum merdeka.com melalui digilib.uinsby.ac.id dan gurupendidikan.co.id:
Definisi Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli
Komunikasi secara umum merupakan dasar dari seluruh interaksi antar manusia. Karena tanpa komunikasi, interaksi antar manusia, baik secara perorangan, kelompok, maupun organisasi tidak mungkin terjadi. Salah satu jenis komunikasi yang perlu kamu ketahui adalah komunikasi interpersonal berikut ini pengertiannya menurut para ahli yaitu:
1. Agus M. HardjanaKomunikasi interpersonal atau komunikasi antarpribadi adalah interaksi tatap muka antar dua atau beberapa orang, di mana pengirim dapat menyampaikan pesan secara langsung, dan penerima dapat menanggapi secara langsung pula.
2. Dean BarnlundDea Barnlund menjabarkan komunikasi interpersonal sebagai orang-orang pada pertemuan tatap muka dalam situasi sosial informal yang melakukan interaksi terfokus lewat pertukaran isyarat verbal dan nonverbal yang saling berbalasan.
3. John Stewart dan Gary D'AngeloKeduanya melihat esensi komunikasi interpersonal berpusat pada kualitas komunikasi antarpartisipan. Partisipan berhubungan satu sama lain lebih sebagai person (unik, mampu memilih, mempunyai perasaan, bermanfaat, dan merefleksikan diri sendiri). dari pada sebagai objek atau benda (dapat dipertukarkan, terukur, secara otomatis merespon rancangan dan kurang kesadaran diri).
4. Arni MuhammadKomunikasi interpersonal menurut Arni Muhammad adalah proses pertukaran informasi di antara seseorang dengan paling kurang seorang lainnya atau biasanya di antara dua orang yang dapat langsung diketahui timbal baliknya.
Tujuan Komunikasi Interpersonal
Komunikasi interpersonal dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Adapun tujuan dilakukannya komunikasi interpersonal sendiri adalah sebagai berikut:

©lovepanky.com
Klasifikasi Komunikasi Interpersonal
Dikutip Muhammad (2004, p. 159-160) mengembangkan klasifikasi komunikasi interpersonal menjadi interaksi intim, percakapan sosial, interogasi ataupun pemeriksaan serta wawancara.
Interaksi IntimTermasuk komunikasi di antara teman baik, anggota keluarga, serta orang-orang yang sudah mempunyai ikatan emosional yang kuat.
Percakapan SosialMerupakan interaksi untuk menyenangkan seseorang secara sederhana. Tipe komunikasi tatap muka penting bagi pengembangan hubungan informal dalam organisasi.
Interogasi atau PemeriksaanMerupakan interaksi antara seseorang yang ada dalam kontrol, yang meminta atau bahkan juga menuntut informasi dari yang lain.
WawancaraMerupakan salah satu bentuk komunikasi interpersonal di mana dua orang terlibat dalam percakapan yang berupa tanya jawab.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya