Tingkatkan Imun Tubuh Cegah Corona, Ini Waktu Terbaik untuk Berjemur

Jumat, 27 Maret 2020 14:34 Reporter : Novi Fuji Astuti
Tingkatkan Imun Tubuh Cegah Corona, Ini Waktu Terbaik untuk Berjemur Ilustrasi berjemur. boldsky.com

Merdeka.com - Menyebarnya Virus Corona atau Covid-19 membuat resah masyarakat dunia begitu pun dengan Indonesia. Banyak upaya dilakukan untuk menangkal Virus Corona dari memakai masker, menggunakan hand sanitizer, menyemprot disinfektan sampai berjemur.

Paparan sinar matahari di siang hari memang berdampak negatif kepada kulit, tapi bagaimana pengaruhnya dalam menangkis virus Corona?

Paparan sinar UV yang terlalu banyak dapat menyebabkan kerutan dan noda gelap pada kulit. Bukan hanya itu, sinar UV dari matahari dapat pula menyebabkan kanker kulit.

Namun, aktivitas berjemur yang dipraktikkan dengan cara yang tepat justru dapat membuat tubuh mendapatkan vitamin D secara maksimal, terutama di tengah pandemi virus Corona seperti sekarang ini.

Tubuh membutuhkan vitamin D untuk pertumbuhan tulang dan pencegahan penyakit, seperti Covid-19 yang disebabkan oleh virus Corona.

1 dari 2 halaman

Waktu Terbaik untuk Berjemur

ilustrasi berjemur di bawah sinar matahari

2012 Merdeka.com

Dikutip dari Liputan6.com bawha tengah hari, mulai dari jam 10 hingga jam 11 siang dikatakan merupakan waktu terbaik untuk berjemur.

Jika kamu rutin berjemur di waktu yang tepat ini, tubuh akan mendapatkan asupan vitamin D dalam jumlah yang cukup. Rentang waktunya pun hanya antara 10 sampai 15 menit saja untuk mencegah kerusakan atau kulit terbakar akibat paparan sinar matahari berlebih.

"Yang (tubuh) kita perlukan itu sinar UVB dari sinar matahari, bukan ultraviolet A (UVA) maupun ultraviolet C (UVC). Sinar UVB itu di atas pukul 9," kata dokter spesialis penuaan (geriatri) Siti Setiati dilansir dari Liputan6.com, Sabtu (5/7/2019).

2 dari 2 halaman

Manfaat UVB

Kandungan UVB punya manfaat besar karena mengandung vitamin D yang dibutuhkan oleh tulang. Vitamin D alami dari matahari ini melindungi tulang dari pengeroposan dan membuat tulang sehat.

ilustrasi sinar matahari

Shutterstock/Elena Efimova

Selain itu, Sinar UVB matahari juga merangsang sel-sel kulit untuk memproduksi vitamin D. Jadi kamu tidak lagi memerlukan suplemen vitamin D, seperti obat-obatan atau vitamin untuk pertumbuhan tulang.

Adapun bagian tubuh yang dianjurkan terkena paparan sinar matahari UVB meliputi tangan, lengan, wajah, punggung, dan kaki.

[nof]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini