Di jalur antar kota Sukabumi–Bogor, Jawa Barat, terdapat angkutan umum berjuluk raja jalanan bernama Kolmini.
Kolmini menjadi transportasi umum andalan warga setempat selain angkutan kota (angkot) karena kecepatannya. Untuk bisa mengoperasikan Kolmini dibutuhkan skill sopir yang di atas rata-rata.
Sampai saat ini armadanya masih beroperasi dan dibutuhkan warga, terutama yang ingin bepergian saat larut malam. Berikut kisah menariknya.
Advertisement
Beroperasi hingga Malam
Dikutip dari kanal YouTube Pergi Jauh Naik Bis, Kolmini banyak diminati warga karena tarifnya yang murah.
Selain itu jam operasionalnya pun fleksibel hingga malam hari bahkan ada yang 24 jam nonsetop, dengan sistem ganti sopir.
Walau beroperasi sampai di atas jam 12 malam, kendaraan ini selalu ramai dipadati penumpang.
Advertisement
Gunakan Kendaraan Lawas
Kolmini sendiri bukan tipikal angkutan umum yang menggunakan kendaraan bagus dan mewah.
Mayoritas armadanya justru memakai kendaraan lawas, yakni Mitsubishi jenis Colt L300.
Penggunakan nama Kolmini diduga berasal dari merek kendaraan tersebut, yakni Mitsubishi Colt yang kebanyakan dipasarkan sejak tahun 1990-an sampai awal 2000 an.
Walau demikian, kendaraan tersebut sangat terawat dan layak jalan.
Advertisement
Skill Sopirnya di Luar Nalar
Dalam video yang diunggah kanal tersebut memperlihatkan keganasan Kolmini di jalanan antara Sukabumi–Bogor.
Terlihat sopirnya begitu andal melewati jalur yang seringkali padat, terutama di kawasal Cibadak.
Bahkan sopir tak ragu untuk menyalip kendaraan-kendaraan besar semacam bus hingga truk dengan menggunakan jalur kiri maupun kanan.
Advertisement
Cari Jalur Alternatif
Yang menarik dari Kolmini lainnya adalah kemampuan sopir yang bisa menghindari kemacetan.
Dengan insting yang kuat, mereka langsung mencari jalur alternatif untuk menghindari hambatan macet.
Alhasil jarak tempuh pun bisa dipangkas, dan membantu para penumpang yang mengejar waktu.
Ini yang juga mengukuhkan Kolmini sebagai raja jalanan Sukabumi–Bogor, lantaran hafal medan dan menguasai ruas jalanan.
Advertisement
Tunggu Penumpang hingga Penuh
Namun para penumpang Kolmini diharuskan sabar karena kendaraan umum ini tidak akan berangkat sebelum penumpangnya penuh.
Biasanya mereka akan ngetem di titik-titik keramaian seperti Cibadak, sampai Bogor yang merupakan shelter angkutan umum Kolmini.
Penumpangnya juga dari berbagai latar belakang, mulai dari anak sekolah, mahasiswa, pekerja kantoran sampai ibu rumah tangga yang ingin ke pasar.
Advertisement
Potret Kolmini si Raja Jalanan Sukabumi – Bogor
Kolmini juga jadi kendaraan umum yang berbeda karena memiliki warna yang bermacam-macam, dengan hiasan yang ramai.
Untuk rute Sukabumi – Bogor atau sebaliknya, penumpang biasa dikenakan biaya ongkos sebesa Rp30 ribu per orang.