Cerita Toko Roti Tegal di Matraman, Tempat Soe Hok Gie Nyatakan Cinta Sebelum Meninggal di Gunung Semeru

Katanya, Soe Hok Gie menyatakan perasaannya ke perempuan yang ia kagumi di toko roti ini.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Cerita Toko Roti Tegal di Matraman, Tempat Soe Hok Gie Nyatakan Cinta Sebelum Meninggal di Gunung Semeru
Cerita Toko Roti Tegal di Matraman, Tempat Soe Hok Gie Nyatakan Cinta Sebelum Meninggal di Gunung Semeru (Merdeka.com)

Toko roti Tegal jadi salah satu tempat legendaris yang masih eksis di wilayah Matraman, Kota Jakarta Timur. Ada banyak hal menarik di sini, seperti dijajakannya kue dan roti lawas juga terdapatnya kisah cinta tokoh penggerak Soe Hok Gie.

Toko roti ini berlokasi di Jalan Matraman Raya No.68 10, RT.10/RW.2, Kebon Manggis. Walau bangunannya sudah modern, namun nuansa jadul dari kue yang dijajakan begitu kental terasa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tempat ini juga jadi salah satu toko roti tertua di Jakarta, karena sudah eksis sejak 1948. Ini merupakan cabang dari toko kue yang pusatnya ada di Kota Tegal, Jawa Tengah. Yuk selami kisah menariknya berikut.

Gambar: Youtube Kang Adi Conciense

Berdiri Sejak 76 Tahun Silam

Berdiri Sejak 76 Tahun Silam
Dok. Istimewa

Mengutip laman Disparekraf DKI, toko roti Tegal berdiri di Jakarta sejak 1948. Ini merupakan cabang dari toko utamanya di Kota Tegal Jawa Tengah yang sudah ada sejak 1932.

Mulanya, toko roti ini mendirikan bangunan di Matraman 21, yang saat ini menjadi Hotel Menteng. Sejak dulu, toko roti ini menjual berbagai kue tradisional, roti manis hingga roti tawar yang menggugah selera.

Harganya juga murah, untuk roti manis mulai dari Rp9 ribu hingga Rp12 ribu per potong. Roti dan kue yang disajikan juga selalu fresh, dan terjamin kualitasnya.

Bawa Suasana Nostalgia

Sisi menarik dari tempat ini adalah vibes nostalgia dari beberapa barang yang pada tahun 1950 sampai 1970-an terkenal. Benda-benda tersebut di antaranya lemari, etalase toko hingga toples kaca besar sebagai wadah permen.

Toples-toples kaca itu berisi beberapa jenis permen, seperti permen cokelat, permen warna warni hingga permen susu jadul.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Suasana toko yang tenang membuat pengunjung bisa menyantap kue dan roti manis secara langsung di bangku deret yang disediakan pengelola.

Sediakan Aneka Roti dan Kue Tradisional

Sediakan Aneka Roti dan Kue Tradisional
Dok. Istimewa

Di toko roti Tegal tersedia aneka jenis roti, mulai dari roti keju, cokelat sampai kismis yang bertekstur empuk dan lembut.  Roti-roti ini juga mengeluarkan aroma harum yang khas, dengan rasa lezat khas lawas.

Selain itu, adapula aneka jajanan pasar tradisional seperti onde-onde, risoles, pastel, dadar gulung, kue Mutiara, kue cokelat dan lain sebagainya.

Cara displaynya konon masih seperi dulu dengan penataan di dalam lemari kaca yang bisa dipilih secara langsung oleh pembeli. Ini mengembalikan memori masa lalu saat ikut orang tua membeli jajan pasar. 

Berbalut Kisah Cinta Soe Hok Gie

Di sana juga terdapat kisah cinta Soe Hok Gie, seorang aktivis mahasiswa sekaligus tokoh penggerak yang terkenal di era 1960-an. Menurut buku Gie dan Surat-Surat yang Tersembunyi (2016), di Toko Roti Tegal ia menembak perempuan yang ia kagumi yang bernama Nurmala Kartini Panjaitan.

Ketika itu, Soe Hok Gie menyatakan perasaannya di toko roti legendaris tersebut pada 11 Desember 1969.

"Meski hujan turun rintik-rintik, badan dan rambut saya setengah basah, perasaan saya senang dan hangat sekali" tutur Kartini setelah Soe Hok Gie menyatakan perasaannya.

Tanpa Ada Firasat

Tanpa Ada Firasat
Dok. Istimewa

Menurut Kartini, Soe Hok Gie saat itu mengatakan betapa menyayanginya dia. Sehingga Soe Hok Gie menyatakan perasaannya di Kamis sore yang gerimis itu.

Namun kencan itu rupanya merupakan momen Soe Hok Gie pamit ke Kartini karena ia akan mendaki Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur keesokan harinya.

Kartini mengaku tak ada firasat apapun, terkait pamitnya Soe Hok Gie ke gunung tertinggi di pulau Jawa itu. Ia pun baru mengetahui kepergian kawan dekatnya itu setelah satu minggu berpamitan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bagian depan toko roti dan kue Tegal yang legendaris di Matraman yang konon jadi saksi bisu kisah cinta Soe Hok Gie.

Rekomendasi