Puluhan Warga Tertipu Loker Kebun Binatang Bandung, Modusnya Ngaku Orang Dalam

Puluhan orang tertipu lowongan kerja dari seseorang yang mengaku pihak Kebun Binatang Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/5). Modus yang digunakan terduga pelaku ini adalah mengiming-imingi perekrutan VIP melalui orang dalam.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Puluhan Warga Tertipu Loker Kebun Binatang Bandung, Modusnya Ngaku Orang Dalam
Kebun Binatang Bandung. Fimela.com ©2020 Merdeka.com

Puluhan orang tertipu lowongan kerja dari seseorang yang mengaku pihak Kebun Binatang Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/5). Modus yang digunakan terduga pelaku ini adalah mengiming-imingi perekrutan VIP melalui orang dalam.

Terduga pelaku telah diketahui identitasnya yang berinisial SM. Ia mengaku sebagai Kepala Edukator di Kebun Binatang Bandung kepada puluhan calon pelamar agar dipercaya.

“Katanya ini jalur VIP, dia bilangnya begitu. Kalau mau ngelamar via email boleh. Itu gratis, tapi kita dahuluin yang jalur VIP lewat orang dalam” kata Septian, salah satu korban penipuan lowongan bodong Kebun Binatang Bandung, dikutip dari ANTARA.

Para Korban Diminta Bayar Uang Perekrutan

Sebagai salah satu syarat, puluhan pelamar juga diminta untuk melakukan penyetoran kepada terduga pelaku ini. Nominalnya berbeda-beda dari masing-masing korban.

Namun setelah mereka menyetorkan uang sebagai syarat lamaran yang dimaksud, panggilan tak kunjung datang.

“Nominalnya itu beda-beda. Ada yang Rp350 ribu dan nanti dilunasinnya pas masuk. Ada yang Rp500 ribu. Kebanyakan sih yang Rp500 ribu sama ada juga yang Rp1 juta,” kata Septian.

Pembayaran Sesuai Posisi

Menurut para korban, besaran nominal penyetoran itu disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar. Terduga pelaku juga mengiming-imingi akan mempermudah proses perekrutan hingga menjadi karyawan di Kebun Binatang Bandung.

Septian bersama para korban lain lantas berkumpul dan bersepakat menindaklanjuti kasus tersebut kepada polisi.

Sementara itu, menurut manajemen, terduga pelaku merupakan pegawai lepas dari Kebun Binatang Bandung, dan saat ini telah melayangkan surat panggilan. Namun, pelaku masih belum merespon surat tersebut.

Para korban ini percaya lantaran SM sempat memperlihatkan surat-surat terkait perekrutan yang tampak asli.

Perekrutan karyawan tidak pernah dipungut biaya

Merespons kabar ini, Pengelola Kebun Binatang Bandung, Petrus Arbeny menyebut jika proses perekrutan karyawan di Kebun Binatang Bandung tidak pernah memungut biaya sepeserpun.

Lebih lanjut, jika calon karyawan melamar dengan cara yang benar, maka pihaknya akan memproses melalui beberapa tahapan, termasuk wawancara kerja.

“Untuk proses rekrutmen secara profesional, itu tidak pernah dipungut biaya. Kalau memang mereka melamar sesuai dengan alurnya, pasti akan kita interview,” kata Petrus.

Atas kejadian ini, para korban dan pihak pengelola akan menindaklanjuti kasus melalui jalur hukum.   

Rekomendasi