Diabetes mellitus mengacu pada sekelompok penyakit yang mempengaruhi cara tubuh dalam menggunakan gula darah (glukosa). Glukosa merupakan sumber energi yang penting bagi sel-sel pembentuk otot dan jaringan. Ini juga merupakan sumber utama dari bahan bakar otak.
Penyebab utama diabetes bervariasi menurut jenisnya. Tapi apa pun jenis diabetes yang Anda miliki, kondisi ini dapat menyebabkan kelebihan gula dalam darah. Dan gula yang terlalu banyak dalam darah bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
Kondisi diabetes kronis adalah diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Sedangkan kondisi diabetes yang berpotensi reversibel yaitu pradiabetes dan diabetes gestasional.
Selain mewaspadai penyebab diabetes, Anda juga perlu mengetahui apa saja faktor risiko diabetes yang dapat meningkatkan risiko diabetes seseorang. Berikut ini kami akan sampaikan apa saja faktor risiko diabetes berdasarkan jenis diabetes yang dikutip dari situs webmd.com.
Advertisement
Faktor Risiko Diabetes Tipe 1
Diabetes tipe 1 biasanya dimulai pada masa kanak-kanak. Kondisi ini akan membuat pankreas berhenti membuat insulin.
Faktor risiko diabetes yang menyebabkannya adalah:
- Riwayat keluarga. Jika Anda memiliki kerabat yang menderita diabetes, kemungkinan besar Anda juga akan mendapatkannya. Seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan diabetes tipe 1 perlu diperiksa. Tes darah sederhana dapat mendiagnosisnya.
- Penyakit pankreas. Kondisi ini dapat memperlambat kemampuannya untuk membuat insulin.
- Infeksi atau penyakit. Beberapa infeksi dan penyakit, meski jarang, dapat merusak pankreas Anda.
Advertisement
Faktor Risiko Diabetes Tipe 2
Jika Anda memiliki diabetes tipe 2, tubuh Anda tidak dapat menggunakan insulin yang dibuatnya. Ini disebut resistensi insulin. Tipe 2 biasanya menyerang orang dewasa, meski bisa dimulai kapan saja.
Faktor risiko diabetes yang menyebabkannya adalah:
- Obesitas atau kelebihan berat badan. Penelitian menunjukkan ini adalah alasan utama dari diabetes tipe 2.
- Gangguan toleransi glukosa. Pradiabetes adalah bentuk yang lebih ringan dari kondisi ini. Ini dapat didiagnosis dengan tes darah sederhana. Jika Anda memilikinya, ada kemungkinan besar Anda akan terkena diabetes tipe 2.
- Resistensi insulin. Diabetes tipe 2 sering dimulai dengan sel-sel yang resisten terhadap insulin. Itu berarti pankreas Anda harus bekerja ekstra keras untuk membuat insulin yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda.
- Diabetes gestasional. Jika Anda menderita diabetes saat hamil, itu berarti Anda menderita diabetes gestasional. Dan kondisi ini dapat meningkatkan peluang Anda terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari.
- Gaya hidup yang tidak aktif. Ini jika Anda berolahraga kurang dari tiga kali seminggu.
- Riwayat keluarga. Anda memiliki orang tua atau saudara yang menderita diabetes.
- Sindrom ovarium polikistik. Wanita dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) memiliki risiko lebih tinggi.
- Usia. Jika Anda berusia di atas 45 tahun dan kelebihan berat badan atau jika Anda memiliki gejala diabetes, bicarakan dengan dokter tentang tes skrining sederhana.
Advertisement
Faktor Risiko Diabetes Gestasional
Diabetes jenis ini disebabkan oleh hormon yang dibuat plasenta atau karena terlalu sedikit insulin. Gula darah tinggi dari ibu menyebabkan gula darah tinggi pada bayi. Itu dapat menyebabkan masalah pertumbuhan dan perkembangan jika tidak ditangani.
Faktor risiko diabetes yang menyebabkan diabetes gestasional meliputi:
- Obesitas atau kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan dapat menyebabkan diabetes gestasional.
- Intoleransi glukosa. Memiliki intoleransi glukosa atau diabetes gestasional di masa lalu membuat Anda lebih rentan untuk mengalaminya lagi.
- Riwayat keluarga. Jika orang tua atau saudara kandung Anda menderita diabetes gestasional, kemungkinan besar Anda juga akan terkena diabetes.
- Usia. Semakin tua Anda saat hamil, semakin tinggi peluang Anda terkena diabetes ini.
Advertisement
Mencegah Diabetes
Diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah karena disebabkan oleh masalah dengan sistem kekebalan tubuh. Dan beberapa penyebab diabetes tipe 2, seperti gen atau usia, juga tidak dapat Anda kendalikan.
Namun banyak faktor risiko diabetes lainnya dapat dikelola. Sebagian besar strategi pencegahan diabetes melibatkan penyesuaian sederhana pada diet dan rutinitas Anda.
Jika Anda telah menerima diagnosis pradiabetes, berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menunda atau mencegah diabetes tipe 2:
- Lakukan setidaknya 150 menit latihan aerobik per minggu, seperti berjalan kaki atau bersepeda.
- Hindari lemak jenuh dan trans, bersama dengan karbohidrat olahan, dari diet Anda.
- Makan lebih banyak buah, sayuran, dan biji-bijian.
- Makan dengan porsi yang lebih kecil.
- Cobalah untuk menurunkan 5 hingga 7 persen berat badan Anda jika Anda memiliki berat badan berlebih atau obesitas.