Osteoarthritis adalah bentuk yang paling umum dari kondisi arthritis. Kondisi ini berkembang ketika tulang rawan di persendian rusak seiring waktu. Osteoarthritis dapat memengaruhi setiap sendi di tubuh, tetapi orang sering mengalaminya di bagian lutut, tangan, pinggul, atau tulang belakang.
Penderita osteoarthritis perlu tahu bahwa diet yang mereka terapkan dapat memengaruhi kondisinya. Hubungan antara kesehatan sendi dan diet mungkin memang tidak sejelas kondisi lain, seperti diabetes atau penyakit jantung. Namun seiring waktu, kualitas makanan yang Anda makan juga dapat memengaruhi kesehatan tulang rawan, cairan sinovial, jaringan, dan jumlah peradangan di tubuh Anda.
Mengetahui makanan mana yang dapat meningkatkan perkembangan osteoarthritis dengan cepat dapat membantu Anda mempertahankan tingkat aktivitas dan kualitas hidup seiring bertambahnya usia.
Dilansir dari verywellhealth.com, kami akan menyampaikan makanan yang harus dihindari penderita osteoarthritis. Makanan ini sering menyebabkan peradangan, yang mengiritasi kondisi dan mengintensifkan rasa sakit.
Advertisement
Gula
Makanan yang harus dihindari penderita osteoarthritis yang pertama adalah gula. Gula tambahan hadir dalam banyak makanan olahan, seperti makanan yang dipanggang, minuman manis, dan permen. Bumbu seperti saus barbeque juga mengandung banyak gula tambahan.
Penelitian telah mengaitkan asupan gula yang berlebihan dengan peningkatan peradangan dan kemungkinan lebih tinggi menjadi obesitas, yang dapat merusak kesehatan persendian Anda.
Garam
Makanan yang harus dihindari penderita osteoarthritis yang kedua yaitu garam. Garam adalah bagian penting dari diet sehat karena membantu tubuh berfungsi dengan baik. Terlalu banyak garam dapat menyebabkan Anda menahan terlalu banyak cairan. Dan pada akhirnya, dapat meningkatkan peradangan dan pembengkakan pada persendian.
Sebagian besar natrium makanan (sekitar 70%) berasal dari makanan olahan dan siap saji. Jadi cara mudah untuk menjaga asupan natrium Anda adalah dengan memeriksa label nutrisi pada makanan yang Anda beli.
Gunakan kolom "% dari nilai harian" (DV) sebagai alat saat Anda berbelanja. Kandungan natrium Lima persen DV atau kurang adalah yang rendah, sedangkan 20% atau lebih adalah yang terlalu tinggi.
Advertisement
Lemak Jenuh dan Lemak Trans
Makanan yang harus dihindari penderita osteoarthritis yang ketiga yakni lemak jenuh dan lemak trans. Diet tinggi lemak jenuh dikaitkan dengan peningkatan peradangan dalam tubuh. Makanan yang tinggi lemak jenuh antara lain mentega, daging merah, daging olahan, susu penuh lemak, makanan cepat saji, gorengan, dan kelapa.
Sejumlah kecil asam lemak trans secara alami terjadi pada beberapa produk hewani. Ini juga dapat dibuat secara artifisial selama pemrosesan dan digunakan untuk menambah tekstur, rasa, dan memperpanjang umur simpan. Lemak trans ini dapat meningkatkan kadar "kolesterol jahat" (low-density lipoprotein, atau LDL). Ini telah terkait erat dengan peradangan sistemik.
Karbohidrat Halus
Makanan yang harus dihindari penderita osteoarthritis yang keempat adalah karbohidrat halus. Selama pemrosesan, serat dan nutrisi dihilangkan dari biji-bijian, sehingga sebagian besar nilai nutrisinya hilang. Tepung putih dan nasi adalah karbohidrat sederhana, yang lebih mudah dicerna dan diserap ke dalam aliran darah, menyebabkan lonjakan gula darah.
Banyak makanan dengan biji-bijian olahan, seperti sereal sarapan, makanan yang dipanggang, camilan, dan permen, diproses dengan tambahan gula, garam, dan lemak. Mereka semua menjadi berita buruk bagi orang-orang dengan osteoarthritis.
Asam Lemak Omega-6
Makanan yang harus dihindari penderita osteoarthritis yang kelima yaitu asam lemak omega-6. Ada dua asam lemak tak jenuh ganda utama dalam makanan: asam lemak omega-3 dan asam lemak omega-6. Masing-masing memiliki efek yang berbeda pada tubuh.
Asam lemak omega-3 menghasilkan sifat anti-inflamasi sedangkan asam lemak Omega-6 bersifat pro-inflamasi.
Jika Anda menderita osteoartritis, Anda dapat mengatasi hal ini dengan mengonsumsi lebih banyak kacang kedelai, jagung, minyak safflower, minyak bunga matahari, minyak canola, unggas, dan biji-bijian. Alih-alih daging merah, penuhi kebutuhan Anda akan protein dengan memperbanyak porsi berbahan dasar susu dan kacang-kacangan.
Advertisement
Produk Susu
Produk susu penuh lemak mengandung lemak jenuh yang tinggi dan berhubungan dengan peningkatan tingkat peradangan. Keju, susu murni, krim, dan mentega semuanya tinggi lemak jenuh.
Selain tinggi lemak, beberapa produk susu—seperti es krim, yoghurt manis, dan susu cokelat—juga tinggi gula. Kombinasi tinggi lemak dan gula membuat jenis produk susu ini lebih meradang.
Alkohol
Asupan alkohol dikaitkan dengan peradangan sistemik yang dapat merusak tubuh dari waktu ke waktu. Ada baiknya untuk menghindari asupan alkohol untuk mengurangi risiko kesehatan jangka pendek dan jangka panjang. Beberapa minuman beralkohol juga tinggi gula, yang menambah efek peradangannya.
MSG
Makanan yang harus dihindari penderita osteoarthritis yang terakhir yaitu MSG. Monosodium glutamat (MSG) adalah bahan tambahan makanan yang berfungsi sebagai penambah rasa. Ini sering digunakan dalam makanan Cina, sup, daging olahan, dan makanan kaleng.
Beberapa penelitian telah mengisyaratkan kemungkinan hubungan antara MSG dan efek kesehatan negatif seperti sakit kepala, berkeringat, mual, peradangan, dan kelemahan.
Penelitian tidak meyakinkan tentang efek MSG. Tetapi jika Anda mengalami banyak peradangan, Anda dapat mencoba membatasi asupan MSG dalam makanan Anda dan kemudian mengamati dengan cermat setiap perubahan yang Anda rasakan.