Makrame adalah Kerajinan Mengikat Tali, Berikut Jenisnya yang Estetik

Makrame berasal dari bahasa Arab yakni Mucharam yang artinya susunan kisi-kisi sedang kata macrame dari Turki yang berarti rumbai-rumbai atau migrama yang artinya penyelesaian atau penyempurnaan garapan lap dan selubung muka dengan simpul. Di mana pada abad ke-13 makrame telah mencapai puncaknya di Negara Arab.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
Makrame adalah Kerajinan Mengikat Tali, Berikut Jenisnya yang Estetik
Macam Simpul. Pinterest ©2020 Merdeka.com

Makrame berasal dari bahasa Arab yakni Mucharam yang artinya susunan kisi-kisi sedang kata macrame dari Turki yang berarti rumbai-rumbai atau migrama yang artinya penyelesaian atau penyempurnaan garapan lap dan selubung muka dengan simpul. Di mana pada abad ke-13 makrame telah mencapai puncaknya di Negara Arab.

Dalam penggunaan kata yang berhubungan dengan kata makrame seperti arabeschi atau moreschi menunjukkan bahwa bagian Timur Negara Arab merupakan Negara asal makrame itu, meskipun seni membuat simpul telah ditemukan pada relief di Siria pada tahun 850 sebelum kristus.

Pada relief itu kita bisa melihat penggunaan makrame sebagai dekorasi, yang nampak pada pembuatan simpul dari sisa kawat panjang garapan tenunan. Simpul pada sisa kawat panjang itu dimaksudkan sebagai rumbai-rumbai.

Penyebarluasan makrame itu dibawa oleh para pedagang dari satu tempat ke tempat lain terutama oleh para pelau. Kini makrame sebagai kerajinan mengikat tali juga populer di Indonesia. Bagi kamu yang masih asing dengan kerajinan ini, berikut informasi mengenai makrame sebagai kerajinan mengikat tali, lengkap dengan jenisnya yang estetik telah dirangkum dari Liputan6.com dan file.upi.edu:

Makrame adalah

Makrame adalah kerajinan mengikat tali, dengan demikian faktor yang utama dari makrame adalah simpul. Permainan simpul itu akan membentuk bidang dan akhirnya dapat diarahkan untuk membuat benda-benda tertentu, baik benda pakai maupun benda seni.

Bahan utama pembuatan makrame adalah tali macam-macam jenis. Namun, jika ditinjau dari segi bahan asalnya, maka tali dapat digolongkan menjadi tiga jenis yaitu:

  • Tali yang bahan dasarnya dari serat tumbuh-tumbuhan seperti tali goni, tali katun, tali ijuk, tali linen (tali kur), tali rami, hingga tali sumbu kompor.
  • Tali yang bahan dasarnya dari bulu hewan seperti tali mool dan tali kuda.
  • Tali yang berasal dari serat sintetis seperti tali nilon, tali metalik, dan tali polyester.

Jenis-Jenis Simpul Makrame yang Estetik

1. Simpul Gordin

Jenis simpul makrame yang pertama adalah simpul gordin. Simpul ini dibuat untuk membuat variasi ikatan, merupakan deretan simpul yang hampir menyerupai garis yang bergandengan terputus-putus.

Simpul ini dapat dibuat dalam berbagai variasi, di antaranya: vertikal, diagonal dan horizontal. Kegunaan simpul diperuntukkan untuk membuat variasi ikatan dalam membuat gordin, tirai, atau partisi ruang.

2. Simpul Tunggal

Jenis simpul makrame berikutnya adalah simpul tunggal. Perhatikan baik-baik gambar simpul tunggal di bawah ini. Karena jika kamu mengikuti langkah-langkahnya dengan benar dan cermat menggunakan tali yang telah dipersiapkan, langkah-langkah itu sebenarnya cukup sederhana. Hasil simpulannya akan tampak seperti tangga. Variasi bentuk dapat diputar ke kiri maupun ke kanan. Sebaiknya lakukan percobaan simpul ini untuk menghasilkan variasi yang menarik.

3. Simpul Ganda

Jenis simpul makrame lainnya adalah simpul ganda. Ikuti langkah membuat simpul ganda dengan menyiapkan dua utas tali dengan warna yang berbeda. Hal ini bermaksud agar jalinan kedua utas tali tersebut tampak jelas. Variasi simpul ganda dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Jenis Simpul Makrame Lainnya

4. Simpul Mati

Dikatakan simpul mati karena ikatannya sangat kuat sehingga susah dibuka. Berbeda dengan macam simpul lain yang disebut simpul hidup, di mana ikatannya cukup kuat, tetapi sangat mudah untuk dibuka kembali.

5. Simpul Rantai

Simpul rantai atau simpul yang tak beraturan yaitu menggunakan tali yang sebagai tali garapan dan sebagai tali pasangan digunakan secara bergantian.

Caranya, buatlah simpul jangkar terlebih dahulu. Ambil tali pada sisi kiri yang digunakan sebagai tali garapan, lingkarkan di atas tali sisi kanan yang digunakan sebagai tali pasangan, kemudian keluarkan dari bawah di antara tali garapan dan tali pasangan.

Kemudian tali yang berada pada sisi kiri berganti sebagai tali pasangan dan tali sisi kanan sebagai tali garapan kemudian lakukan seperti langkah permulaan. Ulangi langkah tersebut sampai panjang yang diinginkan.

6. Simpul Kepala

Untuk membuat simpul ini, diperlukan tali yang direntangkan sebagai tempat menyimpulkan simpul kepala. Simpul-simpul ini dibuat berulang dengan jumlah sesuai kebutuhan. Sedangkan variasi simpul kepala dapat dilihat dalam gambar di bawah ini:

Rekomendasi