Hadir di The Sultan SCTV, Panji Petualang Bagi Trik jika Bertemu Ular Liar

Seperti yang terlihat dalam kanal YouTube Surya Citra Televisi (SCTV) bertajuk 'Bermanfaat Banget! Panji Petualang Bagi Trik Jika Bertemu Ular' yang diunggah beberapa waktu lalu, ia juga membagikan trik bagaimana penanganan bila bertemu ular di lingkungan sekitar.

Andriana Faliha
Oleh Andriana Faliha - Reporter
Hadir di The Sultan SCTV, Panji Petualang Bagi Trik jika Bertemu Ular Liar
Hadir di The Sultan SCTV, Panji Petualang Bagi Trik Jika Bertemu Ular. ©2021 Merdeka.com

Muhammad Panji atau yang lebih dikenal dengan Panji Petualang tentu bukan nama yang asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Ia dikenal sebagai figur publik yang dianggap ahli dengan hewan ular.

Namanya mulai dikenal luas setelah berperan jadi pawang dan penjinak hewan di sebuah acara televisi swasta. Hingga saat ini, pria berusia 31 tahun tersebut masih kerap wara-wiri di layar kaca. Selain itu, ia kini aktif sebagai konten kreator.

Baru-baru ini, ia pun diundang menjadi bintang tamu dalam program acara The Sultan yang tayang di SCTV. Pada kesempatan tersebut, ia diajak oleh para host yakni Raffi Ahmad dan Andre Taulany membahas seputar ular.

Seperti yang terlihat dalam kanal YouTube Surya Citra Televisi (SCTV) bertajuk 'Bermanfaat Banget! Panji Petualang Bagi Trik Jika Bertemu Ular' yang diunggah beberapa waktu lalu, ia juga membagikan trik bagaimana penanganan bila bertemu ular di lingkungan sekitar.

Berikut selengkapnya:

Menjauhi Ular

Panji Petualang membeberkan trik tersebut setelah mendapat pertanyaan dari Raffi Ahmad. Menurut Raffi di lingkungan komplek tempat tinggalnya, ular kerap keluar pada musim hujan ini.

“kan ini musim banyak keluar ular  di komplek, karena musim hujan kan belakangnya sungai nah ada gitu, kalo ular gitu bagus kita rescue atau kita apakan, kan kira orang awam?," tanya Raffi Ahmad

Menanggapi pertanyaan Raffi tersebut, Panji kemudian menyarankan untuk menjauhi ular tersebut terlebih dahulu apabila tidak ada yang berani menangkapnya.

“kalau a Rafi posisinya di sekitaran rumah gak ada yang berani nangkep atau nge-rescue, dan itu ular posisinya udah masuk ke dalam rumah atau lingkungan kita, kita gak tau juga jenisnya apa, sebaiknya jauhi dulu,” jelas Panji.

Panji Sarankan untuk Bunuh Ular

Lebih lanjut, Panji pun menyarankan untuk membunuh ular tersebut apabila ular yang terdapat di lingkungan sekitar membahayakan. Sebab, menurutnya keselamatan orang sekitar lebih utama dari pada hewan tersebut.

“tapi kalo misalkan membahayakan dan dikhawatirkan menggigit anak, ke kita mencelakai sebaiknya dibunuh aja. Karena keselamatan kita di saat itu lebih utama daripada kita harus mengutamakan hewan sifatnya liar dan bahaya," lanjutnya.

Ular Keluar di Musim Hujan

Mendengar penjelasan Panji, Raffi lantas penasaran mengapa musim hujan ular kerap keluar. 

"Kenapa musim hujan ini selalu identik dengan hati-hati ular?," tanya Raffi lagi.

Panji pun menjelaskan hal itu terjadi karena siklus ilmiah. Di mana, pada awal dan akhir tahun akan banyak ular yang menetas.

“siklus A, udah siklus tahunan, ular itu kawin mulai dari februari hingga maret dan ada beberapa yang masih kawin sampe bulan juni sampe Juli. Di akhir tahun ini, mereka kan inkubasinya sekitar 2 bulan – 3bulanan nah itu akan menetas di akhir tahun dan di awal tahun, itu banyak-banyaknya keluar ular pasti," terangnya.

"Sekarang lagi musim, mulai dari bulan desember sampai bulan satu ini, lagi musim memang, uda siklus ilmiah memang," tambahnya.

Rekomendasi