8 Cara Move On dari Seseorang, Jangan Biarkan Hati Larut dalam Kesedihan

Bagi setiap orang yang mengalami patah hati, cara move on adalah cara yang paling dibutuhkan meski ada juga yang sulit untuk melakukannya. Kita memang tidak akan bisa melupakan seseorang yang kita sayangi dalam waktu singkat. Meski begitu, larut dalam kesedihan juga bukan hal yang baik untuk kesehatan mental.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
8 Cara Move On dari Seseorang, Jangan Biarkan Hati Larut dalam Kesedihan
ilustrasi patah hati. ©www.playbuzz.com

Ditinggalkan orang yang kita sayangi memang selalu terasa menyakitkan. Meskipun terkadang perpisahan tersebut adalah keputusan bersama, pasti akan selalu ada perasaan sedih dan sesal yang mengiringinya.

Pengalaman pahit tersebut tentu akan memberikan perubahan pada mental seseorang. Ada yang merasa sedih untuk sementara waktu, namun ada juga yang tidak bisa lepas dari bayang-bayang seseorang dalam waktu yang lama.

Bagi setiap orang yang mengalami patah hati, cara move on adalah cara yang paling dibutuhkan meski ada juga yang sulit untuk melakukannya. Kita memang tidak akan bisa melupakan seseorang yang kita sayangi dalam waktu singkat. Meski begitu, larut dalam kesedihan juga bukan hal yang baik untuk kesehatan mental.

Anda perlu menemukan cara move on yang bisa membuat Anda meninggalkan masa lalu dan kembali maju. Berikut ini, dikutip dari psychalive.org, kami telah merangkum beberapa cara move on yang akan membantu hati Anda kembali tenang dan mendapatkan kebahagiaan.

Jadikan hidup sebagai sebuah perjalanan

Cara move on yang pertama dengan mengubah cara pandang Anda dalam melihat pengalaman pahit. Penting untuk diingat bahwa semua orang yang sekarang terlihat baik-baik saja selalu memiliki momen di mana mereka merasa kehidupan mereka jatuh. Salah satunya bisa karena sebuah perpisahan.

Perpisahan memang terasa seperti akhir dunia, tetapi bertahun-tahun dari sekarang, perjuangan Anda hari ini untuk lepas dari hal tersebut akan terasa seperti pelajaran dari masa lalu. Semakin kita belajar bahwa kehidupan tidak ada yang tetap dan selalu berubah-ubah, kita akan dapat melihat pengalaman masa lalu dalam berbagai perspektif berbeda.

Akhir dari suatu hubungan bukanlah akhir dari sebuah kisah. Baik kita bersama seseorang atau ketika kita sedang sendiri, tidak ada orang lain yang dapat menulis cerita kita sendiri. Mungkin kita merasa berbeda dan bertanya-tanya bagaimana melanjutkan hidup tanpa mereka. Namun kenyataannya, kita masih bisa berdiri tanpa mereka, masih bisa berkembang, dan masih terus tumbuh sepanjang waktu.

Abaikan kritik batin

Cara move on yang kedua dengan mengabaikan kritik negatif dari dalam diri. Suara hati Anda mungkin akan terdengar kejam dalam waktu-waktu tertentu. Suara ini akan membuat Anda jatuh ke dalam penyesalan yang lebih dalam.

Suara-suara yang umumnya terdengar "sudah kubilang dia akan meninggalkanmu", "kamu tidak punya apa-apa sekarang", "tidak ada yang akan mencintaimu", "kamu akan selalu sendirian", dan kalimat-kalimat mengerikan lainnya mungkin akan muncul dalam diri Anda.

Terjebak dalam dialog internal ini membuat proses untuk move on akan semakin sulit. Namun, Anda bisa mengenal suara ini sebagai musuh yang tidak perlu didengar. Abaikan suara ini, dan mulailah membentuk pikiran positif untuk menenangkan mental Anda.

Letakkan kenangan masa lalu jauh di dalam

Cara move on yang ketiga dengan berhenti mengingat kenangan masa lalu. Perpisahan selalu meninggalkan sesuatu. Entah itu kenangan yang baik maupun kenangan yang buruk. Namun sayangnya, sebagian dari kita justru terlalu fokus dengan kenangan baik sehingga menutupi kenangan yang buruk.

Selalu mengingat kenangan baik dengan seseorang justru akan membuat proses move on semakin sulit. Hal ini akan terlihat bahwa kita tidak bisa menerima kenyataan bahwa hubungan kita telah berakhir. Kenangan-kenangan itu juga dapat memberikan dampak negatif ketika kita berusaha menjalin sebuah hubungan baru.

Terima perasaan Anda

Cara move on yang keempat dengan menerima setiap perasaan yang Anda rasakan. Hal yang normal jika kita merasa emosional setelah mengalami patah hati. Meskipun, perasaan ini bisa terasa luar biasa, kita tetap harus ingat bahwa emosi selalu muncul seperti gelombang. Emosi akan datang, memuncak, dan akhirnya mereda.

Menerima apa yang kita rasakan adalah bagian dari jalan menuju penyembuhan. Perlakukan diri Anda sebaik mungkin dan beri diri Anda istirahat.

Kita dapat tak bisa mengelak bahwa perasaan sedih, marah, atau ketakutan bisa muncul tanpa adanya keterlibatan kritik batin kita. Ingatlah, bahwa kita dapat menerima perasaan kita, tetapi mungki di dalam diri kita ada pikiran lain yang masih belum bisa menerima perasaan tersebut. 

Percaya pada diri sendiri

Cara move on yang kelima dengan mempercayai diri sendiri. Peneliti Stanford baru-baru ini menemukan bahwa "kepercayaan dasar seseorang tentang kepribadian dapat berkontribusi pada apakah mereka dapat pulih, atau tetap terperosok dalam rasa sakit terhadap penolakan yang lebih dalam."

Mereka menemukan bahwa ada individu yang memiliki kepribadian yang cenderung menyalahkan diri sendiri dan memiliki "kepribadian toxic" dalam menghadapi perpisahan. Mereka lebih cenderung mempertanyakan dan mengkritik diri mereka sendiri dan merasa putus asa tentang masa depan mereka.

Namun, ada juga individu yang kepribadiannya lebih cenderung melihat perpisahan sebagai peluang untuk tumbuh, berkembang dan berubah. Mereka masih berpikir tentang hubungan masa depan mereka dan dapat move on dengan lebih mudah.

Jika kita dapat melawan kritik batin kita dan percaya pada kemampuan beradaptasi kita sendiri, maka kita akan menemukan cara untuk move on dengan lebih mudah.

Berlatih mindfulness

Cara move on selanjutnya dengan berlatih mindfulness. Mindfulness digambarkan sebagai teknik yang luar biasa untuk membantu orang memahami, mentolerir dan menangani emosi mereka dengan cara yang sehat. Berlatih meditasi mindfulness terbukti dapat mengurangi stres dengan mengajarkan kita untuk menerima pikiran dan perasaan kita.

Temukan tim pendukung

Cara move on selanjutnya yaitu Anda harus mencari seseorang yang dapat mendukung Anda. Teman kita bisa menjadi solusi terbaik yang dimiliki ketika kita mencari cara move on. Setiap kali kita mengalami kesulitan atau transisi dalam kehidupan, akan sangat membantu jika kita membentuk tim pendukung, sekelompok orang yang kita tahu dapat kita hubungi ketika kita merasa terpuruk. Tim ini bisa mencakup keluarga, teman, atau rekan kerja.

Pilih seseorang yang dapat membantu kita merasa positif dan percaya diri. Seseorang yang cenderung merenung atau bersimpati bukan cara yang efektif untuk membantu diri kita maju. Tim pendukung harus melibatkan orang-orang yang jika dengannya, kita dapat bersikap terbuka, jujur, dan nyaman untuk menyampaikan keluh kesah kita.

Bermurah hati

Cara move on yang terakhir dengan bermurah hati. Ketika kita menderita, kita bisa saja tersesat di dalam pikiran kita sendiri. Namun, semua itu bisa diatasi jika kita bisa terhubung dengan orang lain. Semakin kita membuka diri dengan kehidupan sosial, semakin mudah bagi kita untuk move on.

Bermurah hati memiliki peran yang dapat menyembuhkan perasaan negatif Anda. Dengan sekadar mempraktikkan tindakan kedermawanan kecil, dapat membantu kita untuk merasa hidup. Tersenyum pada orang yang menyajikan kopi, memulai percakapan hangat dengan rekan kerja, meluangkan waktu untuk berkumpul bersama teman-teman, atau membantu seseorang yang kesulitan adalah cara-cara kecil dan positif untuk membuat diri kita merasa lebih baik.

Hal-hal kecil tersebut akan menumbuhkan semangat dalam diri kita dan membuat kita semakin percaya diri. Selain itu, kita juga dapat mendapatkan dan meningkatkan cara pandang kita terhadap lingkungan di sekitar kita.

Rekomendasi