7 Fungsi Asam Folat untuk Kesehatan, Melancarkan Pencernaan hingga Cegah Depresi

Asam folat merupakan bentuk vitamin B kompleks yang larut dalam air. Zat sangat diperlukan dalam pembangunan tubuh karena memiliki sifat multifungsi, mulai dari membantu proses produksi DNA hingga pembentukan sel darah merah.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
7 Fungsi Asam Folat untuk Kesehatan, Melancarkan Pencernaan hingga Cegah Depresi
Seberapa pentingkah asam folat untuk ibu hamil. meetdoctor.com

Asam folat merupakan bentuk vitamin B kompleks yang larut dalam air. Zat ini sangat diperlukan dalam pembangunan tubuh karena memiliki sifat multifungsi, mulai dari membantu proses produksi DNA hingga pembentukan sel darah merah.

Nutrisi ini telah lama diketahui bermanfaat untuk semua usia terutama bagi ibu hamil dan bayi dalam kandungannya. Selain baik di konsumsi oleh ibu hamil ternyata nutrisi ini juga bermanfaat untuk pria. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat maka seorang pria jadi lebih sehat dan kualitas spermanya meningkat.

Berikut ini ada 7 fungsi asam folat untuk kesehatan yang telah dirangkum merdeka.com melalui berbagai sumber.

1. Mencegah Anemia

Anemia atau kurang darah adalah hal yang lazim terjadi. Penyebab anemia adalah kurangnya asupan asam folat untuk membentuk sel darah merah.

Ketika senyawa ini tidak tercukupi, maka produksi sel darah merah pun akan berada di bawah normal. Hasilnya, seseorang akan lebih mudah mengalami anemia.

2. Melancarkan Pencernaan

Asam folat bekerja dengan vitamin B12 dan vitamin C untuk membantu tubuh memanfaatkan dan mencerna protein dengan baik.

Beberapa makanan yang mengandung asam folat yaitu brokoli, alpukat, jagung, wortel, dan kacang hijau.

3. Mencegah Keguguran pada Ibu Hamil

Keguguran merupakan hilangnya kehamilan atau kematian janin saat usia kehamilan masih tergolong muda, yaitu kurang dari 20 minggu. Konsumsi asam folat yang cukup selama kehamilan dapat menurunkan risiko ibu hamil mengalami keguguran ini.

Selain keguguran, asam folat juga dipercaya dapat menurunkan risiko terjadinya beberapa gangguan kehamilan lain, seperti kelahiran prematur dan gangguan pertumbuhan janin di dalam kandungan.

4. Menurunkan Risiko Preeklamsia

Penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang mendapat cukup asupan asam folat sejak trimester kedua kehamilan memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami preeklamsia. Preeklamsia adalah kondisi komplikasi kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah, bengkak-bengkak, dan peningkatan kadar protein dalam urine.

Jika ibu hamil mengalami preeklamsia, hal itu bisa meningkatkan risiko ibu mengalami eklamsia atau kejang yang berbahaya saat hamil. Preeklamsia juga dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan kurang.

5. Mencegah Stroke

Stroke adalah keadaan di mana pasokan darah ke otak berkurang karena terjadinya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah.

Penyebabnya adalah kurangnya senyawa asam folat dalam tubuh, sehingga menyebabkan gangguan di sistem saraf pusat.

6. Cegah Depresi

Kegunaan asam folat untuk mencegah depresi dan meningkatkan regulasi suasana hati. Tingkat folat yang adekuat diperlukan untuk fungsi otak yang tepat.

Penuhi kebutuhan asam folat bagi tubuh kamu dengan mengonsumsi brokoli, wortel, biji-bijian dan kacang-kacangan.

7. Membentuk Sel-Sel Tubuh

Rajin mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat dapat membantu terbentuknya sel-sel tubuh agar dapat berjalan dengan baik. Zat ini akan bekerja sama dengan vitamin B12 dan vitamin C dalam membantu tubuh untuk memecah, menggunakan, sekaligus membentuk protein baru.

Tak hanya itu, asam folat juga akan membantu pembentukan sel darah merah serta produksi DNA yang bermanfaat dalam membangun fondasi dasar tubuh yang membawa informasi genetik seseorang.

Rekomendasi