Penyebab Glomerulonefritis yang Perlu Diketahui, Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya
Merdeka.com - Ginjal adalah filter bagi tubuh Anda. Organ yang berbentuk kacang ini merupakan sistem pembuangan limbah yang canggih. Menurut Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal (NIDDK) organ ini memproses 120 hingga 150 liter darah per hari dan membuang hingga 2 liter produk limbah dan kelebihan air. Jadi bisa dibayangkan jika ginjal kita mengalami masalah, maka akan mengganggu pemrosesan limbah tersebut.
Salah satu penyakit yang menyerang ginjal adalah glomerulonefritis. Ini adalah peradangan yang terjadi pada filter kecil di ginjal (glomeruli). Glomeruli menghilangkan kelebihan cairan, elektrolit dan limbah dari aliran darah dan meneruskannya ke dalam urin. Glomerulonefritis bisa datang secara tiba-tiba (akut) atau secara bertahap (kronis).
Glomerulonefritis terjadi dengan sendirinya atau sebagai bagian dari penyakit lain, seperti lupus atau diabetes. Peradangan yang parah atau berkepanjangan, yang terkait dengan glomerulonephritis, dapat merusak ginjal. Perawatannya tergantung pada jenis glomerulonefritis yang dimiliki.
Dalam artikel ini, kami akan menyampaikan apa saja yang dapat menjadi penyebab glomerulonefritis beserta gejala dan cara mengobatinya.
Penyebab Glomerulonefritis
Banyak kondisi yang dapat menjadi penyebab glomerulonefritis. Terkadang penyakit ini diturunkan dalam keluarga dan terkadang penyebabnya juga tidak diketahui. Dilansir dari mayoclinic.org, kondisi yang dapat menjadi penyebab glomerulonefritis antara lain:
Infeksi
Penyakit Imun
Vaskulitis
Kondisi yang dapat menyebabkan jaringan parut pada glomerulus
Dalam kasus yang jarang terjadi, glomerulonefritis kronis dapat disebabkan oleh gen. Salah satu bentuk yang diturunkan, yaitu sindrom Alport, dapat mengganggu pendengaran atau penglihatan.
Selain penyebab glomerulonefritis yang disebutkan di atas, glomerulonefritis juga dikaitkan dengan kanker tertentu, seperti multiple myeloma, kanker paru-paru, dan leukemia limfositik kronis.
Gejala Glomerulonefritis
Tanda dan gejala glomerulonefritis tergantung dari apakah Anda memiliki bentuk yang akut atau kronis dan juga berdasarkan penyebabnya. Indikasi pertama bahwa ada sesuatu yang salah mungkin berasal dari gejala atau dari hasil urinalisis rutin.
Tanda dan gejala penyebab glomerulonefritis meliputi:
©©eheandme.com
Cara Mencegah
Mungkin tidak ada cara untuk mencegah sebagian besar bentuk penyebab glomerulonefritis. Namun, berikut adalah beberapa langkah yang mungkin bisa bermanfaat:
Cara Mengobati Glomerulonefritis
Bentuk penyebab glomerulonefritis yang akut bisa hilang dengan sendirinya. Terkadang Anda mungkin juga memerlukan pengobatan atau bahkan perawatan sementara dengan mesin ginjal untuk mengeluarkan cairan ekstra dan mengontrol tekanan darah tinggi dan gagal ginjal. Antibiotik tidak digunakan untuk glomerulonefritis akut, tetapi juga berguna dalam mengobati bentuk penyakit lain yang berhubungan dengan infeksi bakteri.

©©2012 Shutterstock/Sebastian Kaulitzki
Jika penyakit Anda memburuk dengan cepat, Anda mungkin diberi obat dosis tinggi yang memengaruhi sistem kekebalan. Terkadang, dokter mungkin juga melakukan plasmapheresis, proses penyaringan darah khusus untuk menghilangkan protein berbahaya dari darah.
Tidak ada pengobatan khusus untuk bentuk penyakit kronis. Dilansir dari laman kidney.org, dokter mungkin meminta Anda untuk:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya