Gejala Panas Dalam yang Mudah Dikenali, Ketahui Penyebab dan Cara Meredakannya
Merdeka.com - Istilah panas dalam mungkin sudah familiar di telinga kita. Penderita panas dalam biasanya akan merasakan rasa tidak nyaman pada tenggorokan, terasa sakit saat menelan, bibir pecah-pecah, dan bau mulut.
Untuk meredakannya, obat panas dalam juga sudah banyak dijual di pasaran. Namun, ada satu fakta yang menarik tentang panas dalam. Istilah panas dalam yang sering dikeluhkan oleh masyarakat, justru tidak ada dalam dunia medis.
Kondisi panas dalam yang digambarkan masyarakat bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala-gejala dari penyakit di tenggorokan. Gambaran panas dalam yang sering dikeluhkan masyarakat ini, umumnya menjadi gejala dari penyakit seperti ISPA, iritasi pada tenggorokan, atau kondisi di mana naiknya asam lambung.
Meskipun hanya berupa gejala, panas dalam tetap membuat seseorang merasa terganggu. Untuk menyembuhkan panas dalam, Anda harus tahu terlebih dahulu bagaimana gejala panas dalam. Berikut kami lansir dari Liputan6, gejala panas dalam beserta cara meredakannya.
Penyebab Panas Dalam
Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab suhu tubuh naik hingga menimbulkan panas dalam. Beberapa penyebab munculnya panas dalam antara lain:
Gejala Panas Dalam
Gejala panas dalam pada setiap orang dapat berbeda. Terkadang gejala panas dalam juga bisa muncul karena ketidakseimbangan hormon. Tetapi gejala panas dalam yang sering muncul adalah sebagai berikut:

©2015 Merdeka.com/shutterstock/Csaba Deli
Cara Meredakan Panas Dalam
Ada beberapa cara untuk meredakan panas dalam pada tubuh dengan cepat. Metode dan obat rumahan berikut adalah cara mudah dan efektif untuk mengatasi panas dalam.
Air Kelapa
Minum air kelapa adalah cara yang baik untuk membuat tubuh menjadi segar. Vitamin, mineral, dan elektrolit dalam air kelapa menjadikannya solusi yang efektif sekaligus lezat untuk merehidrasi dan memulihkan energi tubuh ketika panas dalam.

©2018 Merdeka.com/Pixabay
Peppermint
Peppermint dikenal dengan sifatnya yang dingin karena kandungan mentol tinggi. Makanan ini membuat seseorang merasa lebih sejuk. Anda bisa membuat teh peppermint panas atau es dan meminumnya. Meskipun teh panas akan membuat Anda merasa lebih panas, tapi minuman panas dapat membantu Anda mengeluarkan lebih banyak keringat untuk mendinginkan tubuh.
Makanan Kaya Air
Konsumsi banyak makanan yang mengandung banyak air, seperti melon, semangka, dan stroberi adalah pilihan yang baik. Anda juga bisa mencoba makan sayuran seperti seledri, mentimun, dan kembang kol. Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk salad, atau diubah menjadi smoothie yang sehat bersama yoghurt.
Lidah Buaya
Daun dan gel bagian dalam dari tanaman lidah buaya dapat membantu menurunkan suhu tubuh. Anda bisa mengoleskan gel lidah buaya ke kulit untuk mendapatkan efek pendinginan. Lidah buaya juga dapat dikonsumsi secara internal. Gunakan 2 sendok makan gel lidah buaya segar per cangkir air untuk diolah menjadi minuman.

©Shutterstock/HLPhoto
Suhu Makanan
Makanan yang terlalu panas atau dingin bisa mengganggu sistem pencernaan. Sistem pencernaan manusia bekerja pada batas suhu tertentu. Panas makanan yang berlebih dapat mengganggu lapisan lendir yang melapisi saluran pencernaan. Makanan yang terlalu dingin juga akan membuat sistem pencernaan mengerut, sehingga mempersulit proses pencernaan.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya