Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Imbauan Gubernur Banten untuk Masyarakat

Pejabat (PJ) Gubernur Banten, Al Muktabar, meminta agar masyarakat bepergian selama libur akhir tahun saat benar-benar ada keperluan yang penting. Selain itu, dirinya juga mengimbau agar protokol kesehatan tetap diterapkan.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Imbauan Gubernur Banten untuk Masyarakat
PJ Gubernur Provinsi Banten Al Muktabar. ©2022 Laman Pemprov Banten/Merdeka.com

Pemerintah Provinsi Banten mulai melakukan persiapan jelang memasuki masa libur natal dan tahun baru 2023 mendatang. Pemprov mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai pandemi yang saat ini belum usai.

Pejabat (PJ) Gubernur Banten, Al Muktabar, meminta agar masyarakat bepergian selama libur akhir tahun saat benar-benar ada keperluan yang penting. Selain itu, dirinya juga mengimbau agar protokol kesehatan tetap diterapkan.

"Karena pandemi belum selesai. Kita harus waspada dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan," kata Al Muktabar, beberapa waktu lalu, mengutip ANTARA, Senin (7/11).

Mengecek Infrastruktur

Selain mengimbau soal penerapan protokol kesehatan, pihaknya juga terus melakukan persiapan teknis di bidang infrastruktur guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan saat liburan.

Menurutnya, selama masa itu terjadi peningkatan pergerakan barang dan jasa, sehingga koordinasi yang intens perlu dilakukan. Termasuk meminta pengelola jalan tol untuk mempercepat perbaikan-perbaikan yang tengah dilakukan saat ini.

"Kami persiapkan dengan seoptimal mungkin sesuai dengan kemampuan daerah. Kami akan koordinasi dengan Forkopimda, termasuk ke pengelola jalan tol, Karena penyempitan ini masalah. Kalau saya dengar informasi, memang ini dipersiapkan untuk libur Natal dan tahun baru. Sehingga ketika saatnya tiba bisa berfungsi dengan baik,” katanya.

Menyambut Libur Natal dan Tahun Baru

Sementara itu, Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, M Tranggono mengatakan bahwa dari kebijakan gubernur tersebut, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Dari hasil rapat itu, terdapat poin yang dibahas salah satunya soal infrastruktur yang kerap digunakan sebagai jalur liburan terutama saat libur Nataru.

"Dalam hal ini ada PT Astra Infra Toll Road, PT ASDP, KNKT, Dinas Perhubungan dan Kementerian Perhubungan. Adapun hal-hal yang utama akan kita lakukan adalah melakukan pemisahan antara kendaraan penumpang dengan kendaraan logistik," kata Tranggono.

Dikatakan Tranggono, saat memasuki puncak libur akhir tahun, skema lalu lintas tersebut akan menjadi kunci lancarnya momen tersebut. Untuk itu, pihaknya meminta agar pengerjaan konstruksi jalan tidak dilakukan pada puncak masa liburan

"Mudah-mudahan, simulasi atau model yang kita sepakati bersama itu nanti dikaji lagi untuk menjadi perhatian," katanya.

Rekomendasi