Cara Budidaya Ikan Cupang bagi Pemula, Mudah dan Menguntungkan
Merdeka.com - Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Oleh karena itu, ikan cupang bisa jadi ide usaha yang menguntungkan.
Ikan ini memiliki keunggulan berupa keindahan warna dan naluri berkelahi serta mudah dibudidayakan meski dalam lahan sempit. Maka dari itu kamu bisa memanfaatkan lahan pekarangan di rumah.
Peminat yang semakin meningkat membuat ikan cupang semakin populer di tengah masyarakat. Ada banyak jenis ikan cupang yang bisa kamu pilih untuk dibudidayakan.
Namun di kalangan penggemar ikan cupang pada umumnya dibagi menjadi tiga golongan yaitu ikan cupang hias, ikan cupang aduan, dan ikan cupang liar. Ikan cupang ada yang dikenal dengan mouth breeder yakni ikan cupang yang mengerami di dalam mulut serta ada juga yang membangun sarangnya dengan busa atau bublle rest.
Jika kamu ingin memulai usaha budidaya ikan cupang, maka sebaiknya cari tahu sebanyak mungkin informasi mengenai ikan cupang dan perawatannya. Lebih jauh berikut ini informasi mengenai cara budidaya ikan cupang bagi pemula yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com.
1. Pilih Induk Ikan Cupang yang Berkualitas
Cara membudidayakan ikan cupang yang pertama adalah memilih induk yang berkualitas. Pastikan kamu memilih indukan jantan dan betina sudah masuk ke dalam fase matang atau siap dikawinkan.
Adapun ciri-ciri indukan yang telah menunjukkan siap kawin, bisa dilihat sebagai berikut:
Cupang Jantan
Cupang Betina
2. Proses Pemijahan
Cara budidaya ikan cupang berikutnya adalah proses pemijahan. Setelah kamu mendapatkan indukan jantan dan betina yang siap kawin, sediakan wadah berupa baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm.
Selanjutnya, jangan lupa juga siapkan gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina. Sediakan juga tumbuhan air seperti kiambang. Ikan cupang akan menghasilkan 1.000 butir telur setiap kali kawin.
Telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam setelah pembuahan. Namun, dari 1.000 telur tersebut, biasanya yang dapat dipanen hanya 30-50 ikan cupang yang hidup, karena tingkat kematian pembenihan ikan cupang terbilang cukup tinggi.
Perlu kamu tahu bahwa indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja.
Cara Budidaya Ikan Cupang dalam Tahap Pemijahan
- Isi tempat pemijahan dengan air bersih setinggi 10-15 cm. Gunakan air tanah atau air sungai yang jernih, endapkan setidaknya sampai satu malam. Hindari penggunaan air berbau kaporit seperti air kemasan atau air PAM.
- Tambahkan ke dalam wadah tersebut tanaman air, sebagai tempat burayak (anak ikan yang masih kecil) berlindung. Pastikan penempatannya tanaman tersebut tidak terlalu padat karena berpotensi mengambil oksigen terlarut yang ada dalam air.
- Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap kawin. Biarkan ikan tersebut selama satu hari dalam wadah. Ikan cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung udara. Gunanya untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. Untuk memancing si jantan membuat gelembung, masukkan ikan cupang betina tetapi dipisah. Caranya, ikan betina dimasukkan dalam gelas plastik bening dan benamkan ke dalam akuarium dimana ikan jantan berada.
- Setelah indukan jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina. Waktu pemijahan ikan cupang biasanya terjadi sekitar pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Ikan cupang cukup sensitif ketika kawin, sebaiknya tutup wadah dengan koran atau letakkan di ruang yang terhindar dari hilir mudik orang dan suara bising.
- Setelah terjadi pembuahan angkat segera indukan betina, karena yang bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak adalah cupang jantan. Dengan mulutnya si jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi dan meletakkannya pada gelembung-gelembung tadi. Apabila indukan betina tidak diangkat, maka telur-telur yang telah dibuahi akan dimakan si betina.
- Setelah kurang lebih satu hari telur-telur tersebut akan menjadi burayak. Selama 3 hari kedepan burayak tidak perlu diberi pakan karena masih ada nutrisi yang terbawa dalam telur. Ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama menjaga burayak.
- Setelah tiga hari terhitung sejak telur menetas, berikan kutu air (moina atau daphnia). Pemberian pakan jangan lebih banyak dari burayak karena pakan akan mengotori air dan menyebabkan kematian pada burayak.
- Indukan jantan baru diambil setelah burayak berumur 2 minggu terhitung sejak menetas. Pindahkan burayak tersebut pada wadah yang lebih besar dan berikan kutu air yang lebih besar atau larva nyamuk.
- Setelah 1,5 bulan, ikan sudah bisa dipilah berdasarkan jenis kelaminnya. Kemudian pisahkan ikan-ikan tersebut ke wadah pembesaran.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya