6 Bahan Pengganti Kecap Ikan, Lebih Sehat dan Mudah Didapat
Merdeka.com - Kecap ikan merupakan salah satu penyedap rasa yang cukup banyak digunakan masyarakat Indonesia saat memasak, terlebih bagi mereka yang menyukai masakan oriental. Beberapa makanan yang lazim dijumpai menggunakan kecap ikan adalah tumis, bumbu oseng, dan berbagai makanan lainnya.
Sesuai namanya kecap ikan terbuat dari fermentasi ikan dan garam yang dibuat dalam waktu yang cukup lama. Tak heran jika saat digunakan memberikan cita rasa ikan yang khas. Saat kamu mengalami momen kehabisan kecap ikan saat sedang memasak, kamu tak perlu panik masakan kamu akan terasa aneh. Sebab, kamu masih bisa mengatasinya dengan bahan-bahan lain.
Bahan pengganti kecap ikan juga cocok digunakan bagi kamu yang sedang menjalani diet atau melakukan gaya hidup vegan. Kira-kira apa saja bahan-bahan pengganti kecap ikan tersebut? Berikut 6 bahan pengganti kecap ikan yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com pada Rabu, (17/2/2021).
Saus Tiram

©Shutterstock
Bahan pengganti kecap ikan yang pertama adalah saus tiram. Kita semua tahu bahwa saus tiram atau oyster sauce merupakan salah satu penyedap rasa yang cukup populer dalam masakan Oriental.
Teksturnya cenderung lebih kental dibandingkan dengan kecap ikan sehingga belum tentu cocok dengan berbagai masakan. Meski demikian, hal ini bisa diakali dengan cara menambahkan air agar mendapatkan konsistensi yang tepat.
Kaldu Jamur dan Kedelai

©Shutterstock
Bahan pengganti kecap ikan berikutnya adalah kaldu jamur dan kedelai. Jika kamu mau memasak sup atau kaldu namun tiba-tiba saja kehabisan kecap ikan, maka kamu tak perlu khawatir. Sebab, kamu masih bisa menggantinya dengan kaldu jamur dan kedelai. Caranya pun sangat mudah, yakni dengan mencairkan 7-14 gram jamur shitake kering dengan 45 ml saus kedelai, kemudian keduanya dicampur dengan 1 liter air.
Setelah dicampurkan, diamkan selama kurang lebih 15 menit hingga airnya menguap separuh. Kembali diamkan lagi selama 10 menit sampai kamu bisa menyaringnya dan mendapatkan kaldunya. Olahan kaldu jamur dan kedelai ini dinilai lebih sehat untuk tubuh dan dapat disimpan dalam periode yang lama.
Rumput Laut

©Shutterstock
Selain kaldu jamur dan kedelai, kamu juga bisa mengganti kecap ikan dengan rumput laut. Kandungan asam amino glutamat di dalamnya, membuat rumput laut terasa gurih sekaligus bernutrisi. Contoh dari olahan rumput laut yakni kombu dan nori.
Namun, bagi orang yang menghindari sensasi gurih dan rasa amis ikan bisa memilih wakame ketimbang kombu. Dalam rumput laut wakame mengandung glutamat yang lebih rendah ketimbang yang lainnya.
Olahan rumput laut ini sangat pas ketika dicampurkan pada sajian kaldu, saus, dan salad. Sedangkan olahan rumput laut dalam bentuk kering seperti nori biasa dipadukan untuk membuat sushi, kimbab, dan camilan ringan lainnya.
Saus Kedelai

©iStock
Salah satu bahan penyedap rasa yang juga dapat menggantikan kecap ikan adalah saus kedelai atau soy sauce. Saus kedelai ini sering juga dikenal sebagai kecap asin. Saus ini terbuat dari fermentasi kedelai, garam, biji-bijian, serta air.
Kandungan asam amino dan sodium di dalamnya, membuat saus ini terasa gurih dan asin. Selain itu, saus ini sangat direkomendasikan bagi para vegan yang ingin menghindari makanan yang melibatkan bahan baku hewani.
Amino Kelapa

©Istimewa
Meski belum diketahui oleh banyak orang, ternyata amino kelapa yang dibuat dari fermentasi nira kelapa dengan warna gelap mirip kecap ini bisa digunakan sebagai bahan pengganti kecap ikan. Penggunaan amino kelapa ini direkomendasikan terutama bagi mereka yang sedang menjalani diet vegan yang menghindari biji-bijian, gluten, dan kedelai.Meski demikian, jika dibandingkan dengan kecap ikan, amino kelapa cenderung lebih manis dan rendah sodium.
Tamari

©Shutterstock.com/ffolas
Banyak yang bilang Tamari lebih mirip dengan soy sauce, Tamari juga dapat digunakan untuk menggantikan kecap ikan. Meski kadang kala sering tertukar dengan saus kedelai, namun Tamari memiliki cara pembuatan yang sedikit berbeda. Tamari dibuat dari fermentasi air, garam, pasta miso, fermentasi jamur koji, dan moromi.
Tamari juga dapat menjadi alternatif lain bagi kamu yang alergi atau sensitif terhadap gluten karena saus ini tidak mengandung biji-bijian. Meskipun protein kedelai di dalamnya terasa kuat, namun rasa yang dihasilkan tidak segurih soy sauce.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya