Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dead Vlei, lembah mati yang 'hidup'

Dead Vlei, lembah mati yang 'hidup' Dead Vlei. ©2013 Merdeka.com/Flickr/Brent Pearson

Merdeka.com - Gambar yang Anda lihat di bawah ini bukan lukisan, melainkan potret dari panorama alam sungguhan. Foto ini diambil dari Taman Namib-Naukluft di Namibia.

001 destriyana?20130405073116Flickr/Brent Pearson

Meski nama tempat ini terdengar seperti "lembah mati", Dead Vlei sebetulnya bukan lembah.Istilah Dead Vlei atau dalam bahasa Inggris disebut dead marsh, merupakan sebuah danau atau rawa yang berada di lembah di antara bukit-bukit pasir.Daerah tandus ini ditumbuhi oleh ratusan pohon akasia yang telah mati. Hal ini dikarenakan 900 tahun yang lalu, sungai Tsauchab yang mengaliri daerah itu dialihkan jalurnya dari Dead Vlei. Selain itu, tempat ini juga dikelilingi oleh bukit pasir tertinggi di dunia dengan puncak mencapai 300-400 meter.

Sebagaimana dilansir amusingplanet, daerah bertanah liat akan terbentuk setelah hujan turun - ketika sungai Tsauchab membanjiri daerah tersebut dan menciptakan sebuah kolam dangkal yang membuat beberapa jenis pohon duri bisa tumbuh. Namun ketika iklim berubah, kekeringan melanda daerah ini, dan bukit pasir akan kembali tampak gersang dan tandus. (mdk/des)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP