Pekeja memindahkan bagian komponen truk saat beraktivitas sebelum memproduksi truk di pabrik Hino Motors Manufacturing Indonesia di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (4/11).
Ekonomi Indonesia
Pekeja memindahkan bagian komponen truk saat beraktivitas sebelum memproduksi truk di pabrik Hino Motors Manufacturing Indonesia di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (4/11).
Pekerja beraktivitas mengangkut komponen truk sebelum dirakit.
Suasana aktivitas perakitan truk di pabrik Hino Motors Manufacturing Indonesia di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (4/11).
Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 30 hektar tersebut mampu memproduksi truk sebanyak 75.000 unit per tahun.
Pekerja memasangkan beberapa komponen pelengkap pada body truk di pabrik Hino Motors Manufacturing Indonesia di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (4/11).
Aktivitas pekerja merakit badan truk di pabrik Hino Motors Manufacturing Indonesia di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (4/11).
Suasana pengecekan akhir saat truk produksi Hino selesai dirakit.
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru harga pangan nasional pada 9 Mei, menunjukkan cabai rawit merah mencapai Rp65.350/kg dan telur ayam ras Rp31.150/kg, memicu perhatian publik.
Baca SelengkapnyaPenguatan yang lebih struktural tetap dibutuhkan, terutama melalui peningkatan kepastian berusaha (certainty) dan kualitas sumber daya manusia (capability).
Baca Selengkapnya
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) berhasil membukukan **premi Askrindo** sebesar Rp1,16 triliun pada triwulan I 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan 10% yoy dan laba melesat 77%.
Baca SelengkapnyaDari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang utama dengan kontribusi sebesar 2,94 persen.
Baca Selengkapnya
Beberapa indikator makroekonomi masih memperlihatkan hasil yang positif.
Baca SelengkapnyaPEKEN Jasindo menjadi wadah bagi UMKM untuk tumbuh dan naik kelas, sekaligus memperkuat ekonomi rakyat.
Baca SelengkapnyaPurbaya mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional kuartal I tahun 2026 meningkat menjadi 5,61 persen, dari sebelumnya 5,39 persen.
Baca SelengkapnyaKinerja konsumsi rumah tangga pada kuartal I-2026 utamanya didorong oleh mobilitas penduduk pada momen libur nasional.
Baca SelengkapnyaKendati demikian, angka 5,61 persen rasional secara statistik sebagai hasil dari kebijakan fiskal yang ekspansif dan walaupun didukung oleh kinerja keuangan.
Baca SelengkapnyaPertumbuhan ekonomi Januari-Maret 2026 ini lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (kuartal I-2025).
Baca SelengkapnyaPenyumbang utama kenaikan harga pada April dipicu sektor transportasi. Kelompok ini mencatat inflasi 0,99 persen dengan andil terbesar terhadap inflasi total.
Baca SelengkapnyaBerdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 3,06 persen.
Baca Selengkapnya