Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Potret Lawas Jakarta 1910, Masih Bernama Batavia Orang Jalan Kaki Naik Sepeda& Delman

Potret Lawas Jakarta 1910, Masih Bernama Batavia Orang Jalan Kaki Naik Sepeda& Delman

Trending

merdeka.com
Geser ke atas untuk membaca
Potret Lawas Jakarta 1910, Masih Bernama Batavia Orang Jalan Kaki Naik Sepeda& Delman

Sebuah video memperlihatkan kondisi Kota Jakarta pada tahun 1910. Kota yang dahulu bernama Batavia itu masih dipenuhi dengan pemandangan orang yang berjalan kaki dan naik delman. Gambar ini berada di daerah Kali Besar yang merupakan kawasan niaga zaman Hindia Belanda.

Potret Lawas Jakarta 1910, Masih Bernama Batavia Orang Jalan Kaki Naik Sepeda& Delman

Selanjutnya, pemandangan klasik juga terpampang di Wilayah Glodok. Dalam keterangan tertulis Glodok en Andere Chineesche Wijken yang artinya, sebuah wilayah Glodok dan kabupaten Tionghoa lainnya. Sampai saat ini, Glodok adalah pusat dari perniagaan yang dihuni mayoritas warga Tionghoa.

Potret Lawas Jakarta 1910, Masih Bernama Batavia Orang Jalan Kaki Naik Sepeda& Delman

Video yang diunggah ole channel Youtube Falkonungu itu juga memperlihatkan sebuah bangunan gereja yang dalam keterangannya tertulis Willemskerk Hertogspark atau taman Hertogs Gereja Willems.

Potret Lawas Jakarta 1910, Masih Bernama Batavia Orang Jalan Kaki Naik Sepeda& Delman

Sebuah jalan di Jakarta zaman dulu juga tampak masih sangam lengang. Berbeda dengan jalanan sekarang yang dipenuhi dengan kendaraan bermotor sehingga menimbulkan kemacetan. Hal itu jelas terlihat dari gambar memperlihatkan Koningsplein tau alun-alun raja pada zaman Hindia Belanda atau yang sekarang dikenal dengan Lapangan Merdeka.

Potret Lawas Jakarta 1910, Masih Bernama Batavia Orang Jalan Kaki Naik Sepeda& Delman

Pada gambar ini, terlihat sebuah tugu atau monumen yang dibangun di tengah jalan. Tempat ini menurut keterangan tertulis Waterlooplein atau Alun-alun Waterloo. Sebuah alun-alun yang terletak di Lapangan Banteng Jakarta.

Potret Lawas Jakarta 1910, Masih Bernama Batavia Orang Jalan Kaki Naik Sepeda& Delman

Sementara itu, terlihat juga keriuhan pasar di Batavia pada zaman dahulu. Pasar ini adalah Pasar Senen, yang sekarang menjadi pusat perdagangan yang terbesar. Di pasar tersebut, terlihat beberapa orang yang berjualan dengan berjalan kaki, serta para kusir delman yang menunggu orang untuk menumpang.

Potret Lawas Jakarta 1910, Masih Bernama Batavia Orang Jalan Kaki Naik Sepeda& Delman

Terakhir, adalah kondisi yang cukup mencengangkan, sebuah sungai yang di Jakarta yang sekarang terkenal memiliki kualitas air yang tidak baik. Pada tahun 1910, sungai ini masih digunakan warga untuk beraktivitas.

FOTO: Gelombang Aksi Mahasiswa Soroti Beban Ekonomi Masyarakat
FOTO: Gelombang Aksi Mahasiswa Soroti Beban Ekonomi Masyarakat

Ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan pusat Jakarta dengan membawa sejumlah tuntutan terkait kondisi ekonomi nasional.

Baca Selengkapnya
Panduan Lengkap Aktivasi ASN Digital 2026, Cara Mengaktifkan MFA hingga Atasi Gagal Login
Panduan Lengkap Aktivasi ASN Digital 2026, Cara Mengaktifkan MFA hingga Atasi Gagal Login

Perhatikan langkah-langkah aktivasi ASN Digital yang harus diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara.

Baca Selengkapnya
FOTO: MBG Watch Gelar Aksi Desak Pembenahan Program Makan Bergizi Gratis
FOTO: MBG Watch Gelar Aksi Desak Pembenahan Program Makan Bergizi Gratis

Sejumlah organisasi masyarakat sipil menggelar aksi di kawasan Kebun Sirih Jakarta.

Baca Selengkapnya
Persija Resmi Rekrut Shin Tae-yong, Persib Tak Gentar Siapkan Kejutan!
Persija Resmi Rekrut Shin Tae-yong, Persib Tak Gentar Siapkan Kejutan!

Sebaliknya, ia mengisyaratkan Maung Bandung juga tengah menyiapkan kejutan besar untuk musim depan.

Baca Selengkapnya
Presiden Amazing Sports Lab Japan Kagumi Kualitas Pemain Muda Indonesia di Ajang Agung Podomoro Land Cup
Presiden Amazing Sports Lab Japan Kagumi Kualitas Pemain Muda Indonesia di Ajang Agung Podomoro Land Cup

Mitsuru Hamada, Presiden Amazing Sports Lab Japan, terkejut dan kagum dengan Kualitas Pemain Muda Indonesia yang berlaga di Agung Podomoro Land Cup, melihat potensi besar mereka untuk bersaing di kancah internasional.

Baca Selengkapnya
UAI Run for Charity: Ajak Masyarakat Hidup Sehat Sambil Beramal Bangun Rumah Quran
UAI Run for Charity: Ajak Masyarakat Hidup Sehat Sambil Beramal Bangun Rumah Quran

Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) sukses menggelar "UAI Run for Charity" di Jakarta, mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus beramal untuk pembangunan Rumah Quran. Kegiatan ini bertujuan memperkuat karakter mahasiswa.

Baca Selengkapnya
Ribuan Pelari Meriahkan International Jam Gadang Fun Run 2026 di Bukittinggi
Ribuan Pelari Meriahkan International Jam Gadang Fun Run 2026 di Bukittinggi

International Jam Gadang Fun Run 2026 sukses digelar di Bukittinggi, menarik ribuan pelari dari berbagai negara dan komunitas, sekaligus merayakan 100 tahun ikon Jam Gadang dengan semangat persahabatan.

Baca Selengkapnya
Kisah Warga Jakarta Bertahan Saat Pasokan Air PAM Bermasalah
Kisah Warga Jakarta Bertahan Saat Pasokan Air PAM Bermasalah

Di sejumlah daerah di Jakarta, aliran air PAM mengalami penurunan, bahkan ada yang terhenti sepenuhnya.

Baca Selengkapnya
Kemenekraf: Seni Budaya Perkuat Ekonomi Kreatif Nasional Menuju Pasar Global
Kemenekraf: Seni Budaya Perkuat Ekonomi Kreatif Nasional Menuju Pasar Global

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menegaskan bahwa seni budaya perkuat ekonomi kreatif nasional dan membuka gerbang pasar global, menciptakan nilai ekonomi serta diplomasi budaya yang kuat.

Baca Selengkapnya
Pengalihan Rute Transjakarta Koridor 1 Besok, Simak Jalur Alternatifnya
Pengalihan Rute Transjakarta Koridor 1 Besok, Simak Jalur Alternatifnya

PT Transjakarta mengumumkan pengalihan rute Koridor 1 Blok M-Kota pada Minggu, 7 Juni 2026. Ketahui detail Pengalihan Rute Transjakarta Koridor 1 dan jalur alternatif yang bisa digunakan untuk perjalanan Anda.

Baca Selengkapnya
4 Strategi Bank Jakarta Wujudkan DKI Kota Inklusif dan Terkoneksi
4 Strategi Bank Jakarta Wujudkan DKI Kota Inklusif dan Terkoneksi

Menurut Agus, gambaran Jakarta masa depan tidak hanya diukur dari keberadaan gedung pencakar langit, jaringan transportasi modern.

Baca Selengkapnya
Pramono Targetkan Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak Ditangani Maksimal 1x24 Jam
Pramono Targetkan Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak Ditangani Maksimal 1x24 Jam

Pemprov DKI menargetkan penanganan awal laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak maksimal 1x24 jam melalui layanan terpadu lintas lembaga.

Baca Selengkapnya