Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Imbas kemarau, hasil tangkapan nelayan tradisional merosot tajam

Imbas kemarau, hasil tangkapan nelayan tradisional merosot tajam

Nelayan

merdeka.com
Geser ke atas untuk membaca
Imbas kemarau, hasil tangkapan nelayan tradisional merosot tajam

Nelayan tradisional menimbang hasil tangkapan ikan laut di Kampung Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat (2/9). Para nelayan tradisional dengan hasil tangkapan yang kecil-kecil ini menjadi pilihan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari akibat musim kemarau yang panjang menjadikan hasil tangkapan merosot.

Imbas kemarau, hasil tangkapan nelayan tradisional merosot tajam

Nelayan tradisional saat menimbang hasil tangkapan ikan laut di Kampung Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat (2/9).

Imbas kemarau, hasil tangkapan nelayan tradisional merosot tajam

Nelayan tradisional saat memeriksa udang hasil tangkapan di Kampung Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat (2/9).

Imbas kemarau, hasil tangkapan nelayan tradisional merosot tajam

Nelayan tradisional saat menjemur hasil tangkapan di Kampung Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat (2/9).

Imbas kemarau, hasil tangkapan nelayan tradisional merosot tajam

Nelayan tradisional saat menjemur hasil tangkapan di Kampung Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat (2/9).

Imbas kemarau, hasil tangkapan nelayan tradisional merosot tajam

Nelayan tradisional saat memeriksa udang hasil tangkapan di Kampung Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat (2/9).

Imbas kemarau, hasil tangkapan nelayan tradisional merosot tajam

Nelayan tradisional saat memeriksa ikan hasil tangkapan di Kampung Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat (2/9).

Karhutla Sumsel Januari-April 2026 Capai 182,54 Hektare, Lampaui Dua Tahun Sebelumnya
Karhutla Sumsel Januari-April 2026 Capai 182,54 Hektare, Lampaui Dua Tahun Sebelumnya

Luas Karhutla Sumsel pada periode Januari-April 2026 tercatat mencapai 182,54 hektare, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 dan 2025, memicu kekhawatiran menjelang musim kemarau.

Baca Selengkapnya
Monsun Australia Bikin Suhu Dingin Menyengat di NTB, Ini Penjelasan BMKG
Monsun Australia Bikin Suhu Dingin Menyengat di NTB, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena Monsun Australia menyebabkan suhu dingin ekstrem di NTB saat malam hingga pagi hari. BMKG mengungkap penyebab dan dampaknya, membuat pembaca penasaran.

Baca Selengkapnya
BMKG Ingatkan Warga NTT Waspada Angin Kencang Selama Musim Kemarau
BMKG Ingatkan Warga NTT Waspada Angin Kencang Selama Musim Kemarau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai potensi angin kencang yang bisa memicu karhutla selama musim kemarau.

Baca Selengkapnya
Pemkab Mimika Gencarkan Budi Daya Kepiting Demi Keberlanjutan Ekspor
Pemkab Mimika Gencarkan Budi Daya Kepiting Demi Keberlanjutan Ekspor

Pemerintah Kabupaten Mimika mendorong budi daya kepiting bakau untuk menjamin keberlanjutan ekspor ke Tiongkok, Malaysia, dan Singapura. Ini krusial karena tingginya permintaan dan ketergantungan pada tangkapan alam.

Baca Selengkapnya
BMKG Ingatkan Pelayaran Nasional Waspada Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter
BMKG Ingatkan Pelayaran Nasional Waspada Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

BMKG mengeluarkan peringatan dini mengenai Potensi Gelombang Tinggi hingga empat meter di beberapa perairan Indonesia hingga 2 Juni 2026, berisiko serius bagi keselamatan pelayaran nasional.

Baca Selengkapnya
BMKG Jelaskan Fenomena Cuaca Dingin NTB yang Menyengat
BMKG Jelaskan Fenomena Cuaca Dingin NTB yang Menyengat

Cuaca dingin NTB terasa lebih menyengat sejak malam hingga dini hari, dengan suhu minimum mencapai 17,5 derajat Celcius. BMKG menjelaskan penyebab fenomena ini dan mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Baca Selengkapnya
Sempat Dilaporkan Hilang, Nelayan Desa Kawa Ditemukan Selamat Usai Berhari-Hari Hanyut di Laut
Sempat Dilaporkan Hilang, Nelayan Desa Kawa Ditemukan Selamat Usai Berhari-Hari Hanyut di Laut

Nelayan asal Desa Kawa, Maluku, ditemukan selamat setelah hanyut beberapa hari akibat mesin perahu rusak. Korban dievakuasi dalam kondisi lemas.

Baca Selengkapnya
Langkah Antisipasi Kemarau, Ribuan Hektare Lahan Asuransi Pertanian Garut Lindungi Petani dari Gagal Panen
Langkah Antisipasi Kemarau, Ribuan Hektare Lahan Asuransi Pertanian Garut Lindungi Petani dari Gagal Panen

Dinas Pertanian Garut mengasuransikan 1.837 hektare lahan pertanian untuk mitigasi risiko gagal panen akibat kemarau dan hama. Simak bagaimana Asuransi Pertanian Garut ini melindungi petani.

Baca Selengkapnya
Kesiapsiagaan Pemkab Maros Hadapi La Nina: Damkarmat Siagakan Personel dan Armada
Kesiapsiagaan Pemkab Maros Hadapi La Nina: Damkarmat Siagakan Personel dan Armada

Pemerintah Kabupaten Maros memperkuat Kesiapsiagaan Pemkab Maros Hadapi La Nina, menyiagakan personel dan armada Damkarmat untuk antisipasi potensi kebakaran dan kondisi darurat lainnya di musim kemarau.

Baca Selengkapnya
Ekspor Kepiting Tarakan Langsung ke Hong Kong Dorong Efisiensi dan Ekonomi Kaltara
Ekspor Kepiting Tarakan Langsung ke Hong Kong Dorong Efisiensi dan Ekonomi Kaltara

Pelaku usaha menyambut baik ekspor kepiting Tarakan langsung ke Hong Kong, membuka peluang efisiensi biaya, kecepatan pengiriman, dan peningkatan ekonomi Kalimantan Utara.

Baca Selengkapnya
Presiden Prabowo Yakin Potensi Udang Indonesia Mampu Jadi Produsen Global Terkemuka
Presiden Prabowo Yakin Potensi Udang Indonesia Mampu Jadi Produsen Global Terkemuka

Presiden Prabowo Subianto meyakini Potensi Udang Indonesia sangat besar untuk menjadi produsen udang terkemuka dunia, didukung oleh potensi akuakultur yang luas di berbagai daerah.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Kabupaten Pekalongan Perkuat Perlindungan Sosial Nelayan Melalui Program BPJS Ketenagakerjaan
Pemerintah Kabupaten Pekalongan Perkuat Perlindungan Sosial Nelayan Melalui Program BPJS Ketenagakerjaan

Pemerintah Kabupaten Pekalongan serius memberikan Perlindungan Sosial Nelayan dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan, menjamin keamanan kerja para pelaut.

Baca Selengkapnya