Seorang warga berdiri di atas tumpukan batu yang dikenal Setinggil di Dusun Bendo, Kecamatan Modo, Lamongan. Setinggil yang mirip dengan punden berundak ini diduga memiliki keterkaitan kehidupan masa kecil Gajah Mada.
Gajah Mada
Seorang warga berdiri di atas tumpukan batu yang dikenal Setinggil di Dusun Bendo, Kecamatan Modo, Lamongan. Setinggil yang mirip dengan punden berundak ini diduga memiliki keterkaitan kehidupan masa kecil Gajah Mada.
Nama Setinggil didasarkan pada dua suku kata Jawa, siti yang berarti tanah dan inggil atau tinggi. Berarti Setinggil dapat diartikan sebagai sebuah tanah yang tinggi.
Bangunan Setinggil terdiri dari empat lapis dengan ukuran altar berbeda di setiap lapisnya. Lapisan dasar berdiameter sekitar 6 x 7 meter, terus mengerucut ke atas. Pinggiran bangunan ditopang oleh susunan batu-batu padas bercampur batu gunung.
Menurut Juru Kunci makam Dewi Andong Sari, Jumain, bangunan ini dibentuk berdasarkan sayembara antara Joko Modo (diduga nama kecil Gajah Mada) dengan teman-temannya sesama penggembala kerbau.
Setinggil juga diduga sebagai lokasi strategis Joko Modo untuk mengawasi kerbau-kerbaunya hingga melihat iring-iringan pasukan Majapahit, cikal-bakal motivasi dirinya bergabung dalam pasukan kerajaan.
Sendang Krapyak, kubangan air yang diduga jejak Gajah Mada di dusun ini. Sendang Krapyak berkisar antara dua meter kali 10 meter persegi.
Di tempat ini dulu ceritanya Joko Modo sering memandikan kerbau-kerbaunya. Bahkan diduga di dasar sendang terdapat bekas tapak kaki di atas batu.
Sendang ini diapit oleh tiga pohon trembesi berusia puluhan tahun dan pohon jambu raksasa. Pohon-pohon ini yang menjadikan sumber air di sendang ini jarang kering, ditambah sebagai peneduh di kala panas matahari menyengat.
Bagi sebagian warga sekitar, sendang ini masih dikeramatkan dengan diadakannya nyadran atau sedekah bumi setiap musim panen tiba, atau sekitar bulan Juli.
Peringatan 100 Tahun Jam Gadang di Bukittinggi pada Juni 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan hubungan RI-Belanda, memperkuat identitas Minangkabau, dan mempromosikan pariwisata daerah.
Baca Selengkapnya
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, sebagai bentuk penghormatan abadi kepada pahlawan buruh Marsinah dan perjuangan pekerja Indonesia.
Baca Selengkapnya
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan perjuangan tokoh buruh tersebut, sekaligus mengedukasi generasi muda tentang nilai keadilan.
Baca Selengkapnya
Peringatan 400 tahun pahlawan nasional Syekh Yusuf Al-Makassari telah resmi masuk agenda UNESCO, menandai pengakuan global atas signifikansi sejarah ulama pejuang ini dan memperkuat diplomasi budaya Indonesia.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kabupaten Lebak mengusulkan KH Moch Yusuf sebagai pahlawan nasional atas dedikasinya dalam memajukan pendidikan Agama Islam dan perjuangannya melawan penjajah.
Baca Selengkapnya
Kementerian Kebudayaan (Kembud) telah mengumumkan para pemenang Kompetisi Skenario SINEMA 2026, wujud komitmen memajukan perfilman nasional dengan narasi sejarah yang kuat dan relevan bagi masyarakat.
Baca Selengkapnya
Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo menjelaskan Makna Paskah sebagai simbol perjalanan dari kegelapan menuju terang, yang juga merefleksikan sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Baca Selengkapnya
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerukan penguatan edukasi budaya Keraton Kasepuhan Cirebon melalui modernisasi tata pamer Museum Pusaka dan revitalisasi narasi sejarah, untuk menarik generasi muda dan melestarikan warisan bangsa.
Baca Selengkapnya
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyoroti pentingnya museum edukasi sejarah sebagai sarana pembelajaran efektif bagi generasi muda, khususnya melalui Museum Perjuangan Yogyakarta.
Baca Selengkapnya
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman Juwono Sudarsono ini menjadi bentuk penghormatan terakhir atas dedikasinya kepada bangsa dan negara.
Baca Selengkapnya
Kementerian Kebudayaan tengah mematangkan konsep pengembangan Dalem Jayadipuran di Yogyakarta sebagai Museum Mataram, mengisi kekosongan narasi besar peradaban Mataram dan menjadi ruang publik edukatif.
Baca Selengkapnya
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa Rumah Markas Gerilya APRI Pacitan menjadi bukti fisik krusial perjuangan Indonesia, sekaligus memperkuat posisi diplomasi di mata internasional.
Baca Selengkapnya