Potret sederhana pernikahan warga Rohingya di pengungsian

Jumat, 29 Desember 2017 05:05:00 Reporter : Nanda Farikh Ibrahim
Potret sederhana pernikahan warga Rohingya di pengungsian. Pernikahan keduanya sudah direncanakan jauh sebelum konflik meledak. Namun, baru bisa terlaksana sekitar tiga bulan sejak keduanya melarikan diri dari ke Bangladesh.
Pengungsi Rohingya Saddam Hussein (23) dan Shofika Begum (18) saat merayakan pesta pernikahan di kamp Kutupalong, dekat Cox's Bazar, Bangladesh, pada 11 Desember 2017. Saddam dan Shofika merupakan pasangan dari Desa Foyra Bazar, Maungdaw, yang dibakar oleh militer Myanmar. Pernikahan keduanya sudah direncanakan jauh sebelum konflik meledak. Namun, baru bisa terlaksana sekitar tiga bulan sejak keduanya melarikan diri dari ke Bangladesh.

Pengungsi Rohingya Saddam Hussein (23) dan Shofika Begum (18) saat merayakan pesta pernikahan di kamp Kutupalong, dekat Cox's Bazar, Bangladesh, pada 11 Desember 2017. Saddam dan Shofika merupakan pasangan dari Desa Foyra Bazar, Maungdaw, yang dibakar oleh militer Myanmar. Pernikahan keduanya sudah direncanakan jauh sebelum konflik meledak. Namun, baru bisa terlaksana sekitar tiga bulan sejak keduanya melarikan diri dari ke Bangladesh.

©REUTERS/Damir Sagolj
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini