Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Penemuan Bom Perang Dunia II Seberat 450 Kg di Sungai Po Italia

Penemuan Bom Perang Dunia II Seberat 450 Kg di Sungai Po Italia

Perang Dunia

merdeka.com
Geser ke atas untuk membaca
Penemuan Bom Perang Dunia II Seberat 450 Kg di Sungai Po Italia

Sebuah bom Perang Dunia II ditemukan di Sungai Po yang mengering di Borgo Virgilio, Italia, Minggu (7/8/2022). Sebuah bom Perang Dunia II, yang sebelumnya tenggelam, ditemukan di Sungai Po yang mengalami kekeringan terburuk dalam 70 tahun terakhir akibat gelombang panas.

Penemuan Bom Perang Dunia II Seberat 450 Kg di Sungai Po Italia

Bom seberat 450 kg itu ditemukan pada 25 Juli lalu. "Bom itu ditemukan nelayan di tepi Sungai Po akibat penurunan muka air akibat kekeringan," kata Kolonel Marco Nasi, sebagaimana dilansir Reuters (8/8).

Penemuan Bom Perang Dunia II Seberat 450 Kg di Sungai Po Italia

Bukan hal mudah untuk mengevakuasi bom tersebut. Sedikitnya 3.000 orang di sekitar lokasi terpaksa diungsikan dari kediamannya.

Penemuan Bom Perang Dunia II Seberat 450 Kg di Sungai Po Italia

Selain itu, wilayah udara di daerah itu juga ditutup. Navigasi di sepanjang jalur air, serta lalu lintas di jalur kereta api dan jalan raya di dekatnya dihentikan.

Penemuan Bom Perang Dunia II Seberat 450 Kg di Sungai Po Italia

Personel militer Italia mengawal proses evakuasi bom Perang Dunia II yang ditemukan di Sungai Po yang mengering di Borgo Virgilio, Italia, Minggu (7/8/2022).

Penemuan Bom Perang Dunia II Seberat 450 Kg di Sungai Po Italia

Bom tersebut selanjutnya dipindahkan ke sebuah pertambangan di Medole, yang berjarak sekitar 45 km dari lokasi penemuan, untuk dihancurkan.

BNPB Imbau Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia
BNPB Imbau Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia, mengingat ancaman bencana hidrometeorologi.

Baca Selengkapnya
BPBD Temanggung Realisasikan Sumur Bor, Solusi Atasi Kekeringan di Sejumlah Desa
BPBD Temanggung Realisasikan Sumur Bor, Solusi Atasi Kekeringan di Sejumlah Desa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung merealisasikan pembangunan sumur bor di sejumlah desa untuk atasi kekeringan. Proyek sumur bor ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, simak lokasi dan rencana selanjutnya!

Baca Selengkapnya
Italia Usut Kematian Lima Warganya saat Menyelam di Maladewa
Italia Usut Kematian Lima Warganya saat Menyelam di Maladewa

Italia sedang melakukan penyelidikan terkait kematian lima warganya saat menyelam di Maladewa. Namun, upaya pencarian korban kondisi cuaca yang buruk.

Baca Selengkapnya
Mitigasi Dampak Kemarau Cianjur: Pemkab Gencarkan Perbaikan Irigasi dan Pasokan Air Bersih
Mitigasi Dampak Kemarau Cianjur: Pemkab Gencarkan Perbaikan Irigasi dan Pasokan Air Bersih

Pemerintah Kabupaten Cianjur mempercepat berbagai upaya mitigasi dampak kemarau panjang yang diprediksi melanda wilayahnya. Fokus utama mitigasi dampak kemarau Cianjur adalah perbaikan irigasi dan penyiapan pasokan air bersih untuk masyarakat.

Baca Selengkapnya
Filantropi Indonesia dan Pemda Bersinergi Perkuat Mitigasi El Nino Sulawesi Selatan 2026
Filantropi Indonesia dan Pemda Bersinergi Perkuat Mitigasi El Nino Sulawesi Selatan 2026

Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) bersama pemerintah daerah dan organisasi kemanusiaan di Sulawesi Selatan memperkuat strategi Mitigasi El Nino Sulawesi Selatan 2026 untuk menghadapi potensi kekeringan.

Baca Selengkapnya
Jakarta Jajaki Kerja Sama dengan Milan, Produk Kreatif Betawi akan Dipamerkan di Pasar Italia
Jakarta Jajaki Kerja Sama dengan Milan, Produk Kreatif Betawi akan Dipamerkan di Pasar Italia

Sebagai salah satu pusat ekonomi Italia, Milan dikenal sebagai kota mode, desain, bisnis, dan keuangan terbesar di Eropa.

Baca Selengkapnya
BPBD Garut Siaga Kemarau, Aktifkan Tim Reaksi Cepat Hadapi Kekeringan dan Karhutla
BPBD Garut Siaga Kemarau, Aktifkan Tim Reaksi Cepat Hadapi Kekeringan dan Karhutla

BPBD Garut siaga kemarau dengan mengaktifkan tim reaksi cepat untuk antisipasi dampak kekeringan, kebakaran lahan dan hutan, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya
Jannik Sinner Siap Ukir Sejarah di Internazionali BNL d'Italia Roma Setelah Juara Madrid
Jannik Sinner Siap Ukir Sejarah di Internazionali BNL d'Italia Roma Setelah Juara Madrid

Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, bertekad melanjutkan performa gemilangnya dan mengukir sejarah di Internazionali BNL d'Italia Roma, setelah sukses menjuarai Madrid pekan lalu.

Baca Selengkapnya
BMKG Ingatkan Indonesia Berpotensi Dilanda Kekeringan Saat Kemarau 2026
BMKG Ingatkan Indonesia Berpotensi Dilanda Kekeringan Saat Kemarau 2026

Menurut dia, durasi musim kemarau di Kabupaten Cilacap diprediksiĀ berlangsung selama 14-18 dasarian atau sekitar 140-180 hari.

Baca Selengkapnya
Hadapi El Nino 2026, Bandung Barat Siapkan Strategi Budi Daya Adaptif untuk Ketahanan Pangan
Hadapi El Nino 2026, Bandung Barat Siapkan Strategi Budi Daya Adaptif untuk Ketahanan Pangan

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyusun strategi budi daya adaptif guna mengantisipasi dampak El Nino 2026 terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Baca Selengkapnya
BMKG Imbau Petani Indramayu Antisipasi Kemarau Kering Akibat El Nino 2026
BMKG Imbau Petani Indramayu Antisipasi Kemarau Kering Akibat El Nino 2026

Petani di Indramayu diimbau BMKG untuk bersiap menghadapi musim kemarau yang lebih kering pada tahun 2026 akibat El Nino, berpotensi memicu gagal panen dan membutuhkan Antisipasi Kemarau Kering Indramayu yang matang.

Baca Selengkapnya
Kementerian Lingkungan Hidup Identifikasi Tujuh Titik Api Gambut Rawan Karhutla di Riau
Kementerian Lingkungan Hidup Identifikasi Tujuh Titik Api Gambut Rawan Karhutla di Riau

Kementerian Lingkungan Hidup menemukan tujuh Titik Api Gambut di Riau berisiko tinggi karhutla karena muka air tanah rendah, memicu kekhawatiran serius potensi bencana.

Baca Selengkapnya