Dengan susah payah melewati gurun Pakistan, Roshan, si unta membawa buku bacaan untuk anak-anak yang tidak bisa lagi bersekolah karena lockdown di Pakistan (11/4/2021).
Pakistan
Dengan susah payah melewati gurun Pakistan, Roshan, si unta membawa buku bacaan untuk anak-anak yang tidak bisa lagi bersekolah karena lockdown di Pakistan (11/4/2021).
Roshan membawa buku-buku tersebut ke empat desa berbeda di distrik Kech, Pakistan. Roshan mengunjungi setiap desa tiga kali seminggu.
Anak-anak sekolah yang tinggal di desa terpencil tersebut langsung bergegas keluar rumah mengerumuni Roshan.
Anak-anak mendengarkan seorang wanita membaca buku yang dibawa oleh Roshan. Sejak Maret 2020 lalu, sekolah-sekolah di Pakistan ditutup sebagai tanggapan wabah pandemi Covid-19. Sekitar ada 50 juta anak sekolah dan mahasiswa melanjutkan pendidikan mereka dari rumah.
Raheema Jalal, seorang kepala sekolah menengah yang mendirikan Perpustakaan Unta mengatakan dia memulai perpustakaan itu sejak Agustus lalu karena dia ingin anak-anak di sekitar kampung halamannya terus belajar meskipun sekolah ditutup.
Anak-anak membaca buku yang dibawa oleh unta Roshan di Mand, Pakistan (11/4/2021).
Dengan tegas Teheran menolak selama lima tuntutannya dipenuhi untuk memulihkan kepercayaan dengan Washington.
Baca Selengkapnya
Serangan bom mobil menghancurkan pos polisi di wilayah barat laut Pakistan dan menewaskan sedikitnya 15 petugas.
Baca Selengkapnya
Pakistan menekankan penjajakan kerja sama Indonesia Pakistan di sektor kesehatan, investasi, dan ekonomi, menandai upaya penguatan hubungan bilateral kedua negara.
Baca Selengkapnya
Tindakan pemukim Israel terhadap Masjid Al-Aqsa bukanlah peristiwa yang baru; ini telah terjadi beberapa kali sebelumnya.
Baca Selengkapnya
KJRI Karachi berhasil memfasilitasi pemulangan tiga ABK Indonesia yang selamat dari insiden kebakaran kapal MV Gold Autumn di Laut Arab. Simak detail upaya penyelamatan dan kepulangan mereka yang dijadwalkan tiba di tanah air hari ini.
Baca Selengkapnya
Presiden Trump menyatakan optimisme tinggi bahwa Perundingan Iran-AS dapat dilanjutkan dalam waktu dekat, dengan Pakistan disebut sebagai mediator kunci.
Baca Selengkapnya
Trump secara tiba-tiba mengumumkan memblokade Selat Hormuz. Iran secara tegas tidak akan tunduk, menyerah dengan ancaman dari Trump.
Baca Selengkapnya
Delegasi Iran telah meninggalkan Islamabad setelah Perundingan Iran AS Buntu, gagal mencapai kesepakatan permanen untuk mengakhiri konflik. Apa implikasi selanjutnya bagi perdamaian regional?
Baca Selengkapnya
Republik Islam Iran telah menerima tawaran Pakistan sebagai mediator dialog damai dengan Amerika Serikat, didasari itikad baik dan langkah konkret Pakistan dalam mewujudkan gencatan senjata.
Baca Selengkapnya
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap solusi dua negara sebagai jalan maju penyelesaian konflik Palestina-Israel, sebuah dukungan penting bagi perdamaian.
Baca Selengkapnya
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengapresiasi kesepakatan gencatan senjata Iran-AS dan berharap terwujud Gencatan Senjata Permanen demi kemanusiaan global. Simak selengkapnya.
Baca Selengkapnya
Berikut adalah pernyataan lengkap dari Trump serta tanggapan dari pihak Iran dan Pakistan mengenai rencana perdamaian yang akan berlangsung selama dua minggu.
Baca Selengkapnya