Vietnam Minta Bantuan Warga Patungan Beli Vaksin Covid-19

Selasa, 8 Juni 2021 17:23 Reporter : Pandasurya Wijaya
Vietnam Minta Bantuan Warga Patungan Beli Vaksin Covid-19 tes covid-19 di vietnam. ©2020 REUTERS/Kham

Merdeka.com - Pemerintah Vietnam yang sempat dipuji karena berhasil menangani pandemi Covid-19 kini mulai meminta bantuan warga untuk menyumbang pengumpulan dana buat membeli vaksin Covid-19.

Vietnam baru mampu memvaksinasi satu persen dari populasinya yang hampir mencapai 100 juta jiwa dan kini harus menghadapi melonjaknya kasus Covid-19.

Sejak pekan lalu para pengguna ponsel menerima tiga pesan singkat yang meminta mereka berkontribusi dalam penggalangan dana vaksin Covid-19, sementara pegawai negeri juga diminta menyisihkan dana harian untuk membeli vaksin.

Laman Channel News Asia melaporkan, Selasa (8/6), sejumlah penduduk khawatir pandemi ini berdampak pada ekonomi Vietnam--salah satu yang berhasil tumbuh tahun lalu dibanding negara-negara lain.

Nguyen Tuan Anh, seorang pegawai negeri, mengatakan kepada AFP dia sudah mengirimkan uang lewat transfer via bank senilai USD 50 atau Rp 713.000. Dengan dana ini pemerintah menjanjikan ekonomi Vietnam akan stabil dan berkembang lagi."

Kawasan industri yang berada di utara Vietnam merupakan tempat sejumlah pabrik seperti Samsung dan Foxconn yang terdampak pandemi cukup parah.

Sebanyak puluhan ribu tenaga kerja juga kehilangan pekerjaan, kata laporan media pemerintah, sementara bar dan restoran juga terpaksa menutup gerai utama mereka seperti di Hanoi dan Ho Chi Minh. Pemerintah juga melarang pertemuan warga untuk kumpul-kumpul atau berkerumun.

Meski dari angka kasus Vietnam termasuk paling rendah di Asia Tenggara namun persentase vaksinasi mereka adalah yang terendah di Asia, menurut perhitungan AFP.

Pemerintah Vietnam mengatakan mereka menargetkan 150 juta dosis vaksin tahun ini untuk mencakup 70 persen populasi dengan kebutuhan dana sebsar USD 1,1 miliar.

Namun hingga kini baru ada USD 630 juta dana yang dialokasikan di anggaran pemerintah.

Perdana Menteri Pham Minh Chinh dalam pidato yang disiarkan langsung Sabtu lalu menyerukan warga ikut berkontribusi untuk mendorong keberhasilan program vaksinasi.

Hingga hari ini sudah 23.000 individu dan organisasi yang berdonasi hingga terkumpul USD 181 juta.

Kementerian Keuangan mengatakan kalangan pengusaha sudah menjanjikan sumbangan senilai USD 140 juta.

Namun sejumlah kalangan khawatir dengan dana yang disumbangkan itu.

"Saya tidak yakin jika donasi uang ini akan betul dipakai untuk membeli vaksin. Saya tidak cukup percaya untuk memberikan uang saya," kata pekerja kantoran Pham Mai Chi. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini