Terungkap, Ini Sosok Pelaku Penembakan Siswa SD di Oregon

Penembakan di SD Oregon tewaskan 3 murid dan 1 guru. Polisi konfirmasi pelaku merupakan remaja laki-laki berusia 16 tahun yang tewas ditembak warga.

Auria Setiarum Cahayani
Terungkap, Ini Sosok Pelaku Penembakan Siswa SD di Oregon
Penembakan tragis di sekolah dasar Oregon, Amerika Serikat menewaskan tiga anak dan seorang guru. Pelaku penembakan, seorang remaja 16 tahun, tewas ditembak warga. (AP Photo/Joe Kline)

Insiden penembakan mematikan melanda Sekolah Dasar (SD) Silver Rail Elementary School di Kota Bend, Oregon, Amerika Serikat, pada Kamis (15/10) siang waktu setempat. Di balik tragedi berdarah yang menewaskan tiga murid dan seorang guru tersebut, kepolisian mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai sosok di balik aksi brutal ini.

Melansir BBC, Jumat (16/10), pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa pelaku merupakan seorang remaja laki-laki lokal yang masih berusia 16 tahun. Meski begitu, otoritas setempat belum merilis identitas resmi pelaku maupun nama-nama para korban.

Pelaku yang berusia 16 tahun, Griffin J John II, diketahui merupakan mantan siswa berkebutuhan khusus di SD tersebut. John masuk ke area sekolah dengan memanjat pagar. Dia kemudian menembak pintu gedung yang terkunci hingga bisa masuk ke dalam.

John lalu menuju ruang kelas pendidikan khusus di dekat pintu masuk dan melepaskan hingga 15 tembakan, dikutip dari The Guardian, Sabtu (17/10).

Kronologi Mencekam dan Pintu Sekolah Ditembak

Melansir BBC, Jumat (16/10), Juru Bicara Kepolisian Bend, Sheila Miller, menyampaikan bahwa laporan darurat pertama kali masuk pada pukul 12.59 waktu setempat. Laporan awal berasal dari seorang warga yang mengaku mobil truk merah miliknya ditembaki oleh orang tak dikenal menggunakan senapan panjang (long gun). 

Hanya selang beberapa menit, layanan 911 menerima rentetan panggilan yang melaporkan bahwa pelaku telah menerobos masuk ke area sekolah. Pelaku melancarkan aksinya dengan menembak kunci pintu sekolah untuk memaksa masuk. Padahal, media lokal mencatat bahwa SD Silver Rail baru memperbarui pintu-pintu kelas mereka pada 2022 dengan sistem penguncian cepat (flip of a switch).

Pelaku Dilumpuhkan Warga

Aksi brutal tersebut terhenti usai seorang warga setempat yang berada di lokasi menyaksikan kejadian itu dan memberanikan diri mengejar pelaku hingga ke dalam sekolah. Warga tersebut kemudian menembak mati pelaku yang terungkap masih remaja berusia 16 tahun.

Petugas kepolisian tiba di lokasi tiga menit setelah aksi penembakan oleh warga tersebut dan langsung mengamankan area.

Aksi berani warga tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Gubernur Oregon, Tina Kotek. Dalam konferensi pers bersama jajaran pejabat setempat, Kotek memuji langkah warga tersebut yang dinilainya pahlawan karena berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa lebih banyak.

"Aksi Anda membawa beban emosional yang sangat berat, dan saya ingin Anda tahu bahwa pikiran saya bersama Anda," ujar Kotek.

Momen Duka Kota Bend

Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi otoritas pendidikan setempat. Pejabat Distrik Sekolah Bend, Steven Cook, tak mampu menyembunyikan kesedihannya saat memberikan keterangan resmi.

"Kami sangat terkejut dan patah hati oleh tragedi yang tidak masuk akal ini. Tidak ada kata-kata yang sanggup mengungkapkan rasa duka yang dialami komunitas kami," tutur Steven Cook.

Merespons tragedi kelam ini, ratusan warga Kota Bend berkumpul pada Kamis malam untuk menggelar doa bersama dan penyalaan lilin. Di sekitar karangan bunga dan lilin yang dinyalakan warga, terukir tulisan kapur di atas tanah berbunyi "never again" (tidak boleh terjadi lagi) dan "be at peace" (beristirahatlah dalam damai).

Rekomendasi