Houthi Serang Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, 4 Orang Tewas

Houthi menembakkan rudal ke Istana Al-Maashiq di Aden pada 15 Oktober 2026; empat tewas, 10 luka. PM Shaya al-Zindani dilaporkan selamat.

Septian Deny
Oleh Septian Deny- Reporter
Houthi Serang Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, 4 Orang Tewas
Ilustrasi. Seorang pria memandang menara masjid yang menjulang di atas cakrawala sebuah lingkungan, difoto saat matahari terbenam di Sanaa, ibu kota Yaman yang dikuasai Houthi, pada 13 Oktober 2026. (AFP)

Kelompok Houthi melancarkan serangan rudal ke Istana Al-Maashiq, kompleks kepresidenan di Aden, pada Kamis (15/10/2026). Sedikitnya empat orang tewas dan 10 lainnya terluka dalam serangan tersebut, menurut keterangan pihak militer pemerintah Yaman. Dikutip dari Channel News Asia, serangan ini menargetkan pusat komando yang berada di dalam kompleks dan dipakai pasukan pemerintah serta koalisi pimpinan Arab Saudi.

Seorang menteri Yaman yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan serangan menghantam pusat komando di dalam kompleks istana. Ia menyebut Houthi meluncurkan tiga rudal ke pusat komando pasukan pemerintah Yaman dan dua rudal ke pusat komando pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi. Menurut menteri itu, ada korban dari pihak Yaman dan Arab Saudi, tetapi ia tidak merinci jumlahnya. Ia juga mengatakan Perdana Menteri Shaya al-Zindani berada di kompleks saat serangan terjadi.

“Dia sama sekali tidak terluka,” kata menteri tersebut.

Jurnalis AFP yang berada di lokasi melihat asap membubung dari titik serangan, sementara warga setempat melaporkan mendengar beberapa ledakan kala insiden berlangsung. Serangan ini merupakan yang pertama menyasar kompleks istana sejak perang saudara di Yaman kembali berkobar pada Juli lalu.

Arab Saudi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional belakangan menghadapi serangan Houthi secara berkelanjutan. Ketegangan di Yaman juga berkontribusi pada meningkatnya kekhawatiran di kawasan, menyusul konflik yang meluas di Timur Tengah setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Februari.

Dalam beberapa pekan terakhir, kelompok Houthi yang mendapat dukungan dari Iran merebut wilayah luas di sepanjang pesisir Laut Merah. Pemerintah Yaman kemudian melakukan serangan balasan dengan dukungan udara Arab Saudi, tetapi upaya itu sejauh ini belum berhasil merebut kembali daerah yang kini dikuasai Houthi. Arab Saudi menyalahkan Iran atas eskalasi terbaru dalam perang berkepanjangan di Yaman.

Rekomendasi