Menteri ini sebut pelecehan seksual dipicu wanita berbaju ala Barat
Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri India G Parameshwara telah mengeluarkan pernyataan terkait serangkaian serangan seksual terhadap kaum perempuan yang terjadi pada pesta malam Tahun Baru di kota Bangalore, India. Menurutnya, serangan tersebut adalah konsekuensi dari wanita yang kerap mengenakan pakaian kebarat-baratan.
"Sejumlah anak-anak dan perempuan berkumpul. Mereka bergaya seperti orang barat. Mereka mencoba mengikuti orang barat tidak hanya dari pola pikir tapi juga cara berpakaian. Beberapa gadis menerima pelecehan, hal itu bisa saja terjadi," kata Parameshwara seperti dilansir dari laman Daily Mail, Rabu (4/1).
Pernyataan Parameshwara kemudian memicu kemarahan dari publik. Sebab, Parameshwara dinilai seolah menyalahkan para korban yang menderita. Bahkan, Kepala Komisi Nasional India untuk Wanita, Lalitha Kumaramangalam juga menyarankan agar Parameshwara mengundurkan diri dari jabatannya.
"Saya ingin bertanya kepada Menteri Parameshwara, apakah pria India begitu lemah sampai-sampai ketika melihat perempuan berpakaian seperti orang barat di sebuah pesta, mereka jadi tak terkendali?," kata Kumaramangalam.
"Kapan pria India belajar untuk menghargai perempuan? Menteri Parameshwara harus meminta maaf kepada seluruh perempuan di negeri ini dan mengundurkan diri," sambungnya.
Sebelumnya, pada malam perayaan Tahun Baru, massa melakukan serangan pelecehan terhadap perempuan. Bahkan, menurut kesaksian korban mereka sampai harus meringkuk bersembunyi dan kabur ke tempat aman agar terhindar dari pelecahan.
Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pencarian terhadap para pelaku melalui kamera pengawas (CCTV). Namun, hingga saat ini polisi belum bisa mengidentifikasi siapa pelakunya. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya