Ketua tim sukses kampanye Donald Trump serahkan diri ke FBI
Merdeka.com - Paul Manafort, mantan manajer kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menyerahkan diri ke Biro Penyelidik Federal (FBI) hari ini lantaran terseret kasus dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS November tahun lalu yang memenangkan Trump.
Menurut laporan koran the New York Times dan stasiun televisi CNN, Manafort tiba di kantor FBI di Ibu Kota Washington hari ini.
Tuntutan terhadap Manafort ini akan jadi yang pertama setelah penyelidikan Departemen Kehakiman dengan pengacara khusus Robert Mueller dalam kasus dugaan peran Rusia pada pilpres AS.
Koran the Wall Street Journal juga menyatakan Manafort akan dituntut dalam kasus penggelapan pajak.
Pengadilan mengeluarkan dakwaan kepada Manafort pada Jumat lalu. The Times mengabarkan, rekan Manafort, Rick gates juga akan menyerahkan diri.
Manafort, 68 tahun, menjadi ketua tim sukses Trump sejak Juni hingga Agustus 2016 sebelum menyatakan mundur menyusul santernya berita dia menerima uang jutaan dolar dari sebuah partai politik pro Rusia di Ukraina.
Trump sebelumnya kerap membantah tudingan menyatakan dia bersekongkol dengan Rusia dalam pilpres. Kremlin juga melakukan hal sama.
Sebelum Manafort menyerahkan diri, penasihat senior Trump Kellyanne Conway bersikukuh segala tuntutan tidak akan langsung mempengaruhi Trump.
"Apa yang terjadi hari ini atas penyelidikan Mueller, kami tidak melihat ada kaitan apa pun dengan kampanye," ujar Conway dalam siaran televisi di Fox.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya